Bentrok Demo Mahasiswa Bengkulu

Bentrok Demo Mahasiswa Bengkulu Berlanjut, Polisi Kembali Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa

Bentrok demo mahasiswa Bengkulu tolak harga BBM naik di DPRD Provinsi Bengkulu, berlanjut Selasa sore (6/9/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Bentrok demo mahasiswa Bengkulu tolak harga BBM naik berlanjut Selasa sore (6/9/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Massa aksi demo dipukul mundur dengan tembakan water cannon dan gas air mata. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Bentrok demo mahasiswa Bengkulu tolak harga BBM naik di DPRD Provinsi Bengkulu, berlanjut Selasa sore (6/9/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah tembakan water canon dan gas air mata pada bentrok demo mahasiswa Bengkulu tolak harga BBM naik yang pertama pada pukul 15.40 WIB, polisi kembali menembakan gas air mata lebih dari 5 kali ke arah massa yang kembali memaksa masuk ke dalam kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Bentrok demo mahasiswa Bengkulu tolak harga BBM naik dengan polisi yang bertugas mengamankan demo yang kedua kalinya ini pun tak terelakan.

Diketahui para mahasiswa ini sendiri tergabung BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia) Bengkulu yang mulai mengepung Gedung DPRD Provinsi Bengkulu sejak Selasa (6/9/2022), pukul 13.00 WIB.

Berawal dari aksi saling dorong antara polisi dan mahasiswa, akhirnya pihak kepolisian kembali menembakkan gas air mata.

Terdengar lebih dari 5 kali dentuman gas air mata ditembakkan ke arah mahasiswa yang mencoba untuk menerobos masuk ke dalam kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Penembakan gas air mata untuk kedua kalinya ini terjadi kurang lebih sekitar pukul 17.00 WIB.

Sementara itu sebelumnya pada bentrokan pertama terdengar lebih dari 20 kali suara dentuman yang terdengar saat bentrok antara polisi dan mahasiswa pendemo penolakan kenaikan harga BBM di Bengkulu.

Diketahui kurang lebih sekitar pukul 15.40 WIB mahasiswa mencoba menerobos masuk dengan menaiki pagar kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Selanjutnya melihat aksi tersebut pihak kepolisian langsung menembakkan water cannon ke arah massa, diikuti tembakan gas air mata.

Diperkirakan tembakan gas air mata inilah yang menyebabkan terdengarnya lebih dari 20 kali suara dentuman tersebut.

"Tolong jangan paksa kami, sudah cukup hari ini, kita minta tolong," ungkap pihak kepolisian kepada para pendemo. 

Baca juga: Demo Mahasiswa Bengkulu Tolak Harga BBM Naik Diwarnai Tembakan Gas Air Mata, Massa Masih Bertahan

Baca juga: BREAKING NEWS: Ribuan Mahasiswa Bengkulu Kepung Gedung DPRD Tolak Kenaikan Harga BBM

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved