Jalan Kepahiang Bengkulu Macet

Cerita 'Mistis' Pohon yang Ditebang Sempat Bikin Macet Lalu Lintas Kepahiang, Ditanam Sejak 1917

Menurut cerita rakyat sekitar, pohon yang ditebang jenis pohon karet itu adanya penunggu atau makhluk tak kasat mata.

HO Warga
Pohon yang ditebang oleh pihak BPJN Bengkulu, Dinas LHK Bengkulu, Dishub Provinsi Bengkulu, LHK Kepahiang, BKSDA Bengkulu, BPBD Provinsi Bengkulu, BPBD Kepahiang serta Polres Kepahiang hingga sekarang pukul 23.33 WIB, pada Rabu (7/9/2022) malam masih dilakukan pemotongan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

Disclaimer Reporter TribunBengkulu.com hanya menuliskan hasil wawancaranya dengan warga sekitar, Tribuners boleh mempercayai atau tidak.

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pohon yang ditebang oleh pihak BPJN Bengkulu, Dinas LHK Bengkulu, Dishub Provinsi Bengkulu, LHK Kepahiang, BKSDA Bengkulu, BPBD Provinsi Bengkulu, BPBD Kepahiang serta Polres Kepahiang hingga sekarang pukul 23.33 WIB, pada Rabu (7/9/2022) malam masih dilakukan pemotongan.

Menurut cerita warga sekitar, pohon yang ditebang jenis pohon karet itu adanya penunggu atau makhluk tak kasat mata.

Amrin (67) salah seorang warga yang juga merupakan juru kunci Bukit Juvi, tempat pohon karet itu ditebang, saat diwawancarai oleh tribunbengkulu.com pada Rabu (7/9/2022)
Amrin (67) salah seorang warga yang juga merupakan juru kunci Bukit Juvi, tempat pohon karet itu ditebang, saat diwawancarai oleh tribunbengkulu.com pada Rabu (7/9/2022) (Panji Destama/TribunBengkulu.com)

Pohon besar dengan tinggi hingga puluhan meter sudah ditanam sejak 1917 lalu.

"Ada penunggunya pohon itu, sering disebut jin hitam, bentuknya serba hitam atau sering kami sebut tikungan Hantu Bau'k. Saya tahu hal itu karena pernah mimpi didatangi poyang saya tahun 1984 lalu," ujar Juru Kunci Bukit Juvi, Amrin (67) saat diwawancarai Tribunbengkulu.com, pada Rabu (7/9/2022).

Menurut Amrin, 'Jin Hitam' itu kembali ke Riak Siabun, Kabupaten Seluma.

Baca juga: Lalu Lintas Jalan Kepahiang-Bengkulu Lumpuh Akibat Penebangan Pohon, Sebabkan Kemacetan Hingga 30 KM

Sebelum dilakukan penebangan pohon karet itu juga ditemukan sesajen di dekat pohon.

"Sering orang ngasih sesajen di sana. Sebelum nebang pohon tadi sebaiknya di kasih persyaratan dulu yang serba hitam lah makanannya tanpa garam. Dia (Jin Hitam) tidak nahan pohon itu lagi kadang dia juga istirahat di dekat pohon di sana, karena ada pondok untuk dia istirahat di sana," ucapnya.

Merugi Jutaan Akibat Kemacetan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved