Jalan Kepahiang Bengkulu Macet

Lalu Lintas Jalan Kepahiang-Bengkulu Lumpuh Akibat Penebangan Pohon, Sebabkan Kemacetan Hingga 30 KM

Lumpuhnya arus lalulintas ini, akibat aktivitas penebangan pohon yang rawan tumbang di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Kepahiang saat memberikan informasi di lokasi arus lalu lintas yang lumpuh total di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu, pada Rabu (7/9/2022) malam 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Lalu lintas di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu mengalami kelumpuhan, dari Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang hingga perbatasan Kepahiang dan Bengkulu Tengah, pada Rabu (7/9/2022) malam. 

Lumpuhnya arus lalulintas ini, akibat aktivitas penebangan pohon yang rawan tumbang di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu. 

Dari pantau tribunbengkulu.com, lumpuhnya arus lalulintas ini sejak pukul 17.00 WIB tadi, dimana pihak BPJN Bengkulu, Dinas LHK Bengkulu, Dishub Provinsi Bengkulu, LH Kepahiang, BKSDA Bengkulu, BPBD Provinsi Bengkulu, BPBD Kepahiang serta Polres Kepahiang hingga sekarang pukul 23.02 WIB pemotongan pohon masih dilakukan. 

Baca juga: Besok, Giliran Massa Aksi PMII Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Gedung DPRD Bengkulu

Pemangkasan oleh tim gabungan ini, merupakan antisipasi pohon tumbang yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban.

Kanit Turjagwali satlantas Polres Kepahiang, Aipda Andi Pribadi mengatakan, arus lalu lintas terpaksa ditutup sementara agar tak terjadi kecelakaan lalu lintas akibat penebangan pohon ini. 

"Arus lalulintas sudah ditutup di simpang puncak mall Kepahiang agar tak terjadi kemacetan lagi. Karena kemacetan ini sekitar puluhan kilometer," kata Andi Pribadi saat diwawancarai oleh Tribunbengkulu.com, pada Rabu (7/9/2022) malam. 

Lanjutnya, pohon tersebut sudah berhasil ditebang oleh tim namun hingga sekarang pohon juga belum tumbang. 

Baca juga: Viral Spanduk Demo Naikin Saya Saja, BBM Jangan, Sosiolog: Bukan Menunjukan Kaum Intelektual

Pihaknya mengimbau bagi penggunaan jalan untuk sabar menunggu atau beristirahat terlebih dahulu di penginapan terdekat di Kabupaten Kepahiang atau Kabupaten Bengkulu Tengah. 

"Kemungkinan pengerjaan penebangan pohon ini berlangsung lama, prediksi lebih dari 2 jam lagi ada, pengguna jalan baik kendaraan sepeda motor atau mobil maupun roda 6 untuk beristirahat terlebih dahulu untuk mengurangi resiko kecelakaan nantinya," jelas Andi. 

Pihaknya juga sudah standby dengan 50 personil gabungan dari Satlantas dan Satsabhara Polres Kepahiang. 

Pemangkasan pohon ini sebelumnya dijadwalkan dari hari Senin 29 Agustus 2022 hingga 2 September 2022. Namun, pada tanggal 30 Agustus pemangkasan dihentikan, karena banjir di sejumlah wilahayah Bengkulu. 

 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved