Jalan Kepahiang Bengkulu Macet

Pohon Raksasa 'Tikungan Hantu Bauk' Kepahiang Mulai Ditebangi, Pengendara Diminta Berhati-hati

Pohon Raksasa 'Tikungan Hantu Bauk' Kepahiang Mulai Ditebangi, Pengendara yang Melintas Diminta Berhati-hati

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Petugas melakukan pemangkasan Pohon raksasa dengan menggunakan Chainsaw. Pengendara sepeda motor bisa lewat secara bergantian di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu, pada Kamis (8/9/2022) siang 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pohon raksasa yang disebut warga Kepahiang Pohon 'Tikungan Hantu Bauk' akhirnya mulai dilakukan evakuasi sejak pukul 10.56 WIB.

Pemotongan pohon raksasa jenis pohon karet itu menggunakan chainsaw secara bertahap.

Pengendara pun sudah mulai diperbolehkan melintas namun tetap diminta hati-hati.

Baca juga: Penampakan Pohon Raksasa Tikungan Hantu Bauk Kepahiang, Sulit Ditebang Hingga Sebabkan Macet Parah

"Pengendara sepeda motor dipersilahkan lewat namun secara bergantian, dengan melihat petugas sedang tidak melakukan pemotongan bagian-bagian pohon," ucap Kasat Lantas Polres Kepahiang, Iptu Dendi Putra kepada Tribunbengkulu.com, pada Kamis (8/9/2022)

Sementara itu, arus lalu lintas sendiri direkayasa oleh pihak Satlantas Polres Kepahiang untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu.

Pohon Raksasa Berusia 105 tahun

Pohon Raksasa 'Tikungan Hantu Bauk' Kepahiang dianggap mistis oleh warga yang sulit ditebang hingga sebabkan kemacetan ternyata berusia 105 tahun.

Menurut cerita warga sekitar, pohon yang sulit ditebang itu jenis pohon karet dan dianggap ada penunggu atau makhluk tak kasat mata.

Pohon besar dengan tinggi hingga puluhan meter tersebut sudah ditanam sejak 1917 lalu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved