Kebakaran di Kota Bengkulu

Satu Rumah Warga Kota Bengkulu Tadi Malam Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Api yang besar itu pun akhirnya berhasil dipadamkan pihak Dinas PDK Kota Bengkulu yang memakan waktu hingga satu jam.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
Petugas pemadam kebakaran yang mencoba menggapai titik api dengan medan yang sempit, pada Rabu (7/9/2022) sekira pukul 23:00 WIB 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Peristiwa kebakaran rumah kembali terjadi di Kota Bengkulu, kali ini rumah milik Tarman warga jalan Mangga Kelurahan Lingkar Timur Kota Bengkulu ludes terbakar,Rabu (7/9/2022) sekira pukul 23.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PDK) Kota Bengkulu, Yuliansyah mengatakan kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

Baca juga: Gempa Bumi 5.6 Magnitudo Guncang Mukomuko Bengkulu, Hanya Sebagian Dirasakan Masyarakat

"Dugaan sementara ini disebabkan oleh korsleting listrik dan menyambar ke bagian rumah yang mudah terbakar sehingga api pun membesar," ujar Yuliansyah kepada TribunBengkulu.com, Kamis (8/9/2022).

Api yang besar itu pun akhirnya berhasil dipadamkan pihak Dinas PDK Kota Bengkulu yang memakan waktu hingga satu jam.

Baca juga: Terjebak Kemacetan Akibat Penebangan Pohon, Pedagang Sayur di Kepahiang Merugi Jutaan

Demi merespon kebakaran yang cukup besar tersebut, bahkan pihak Dinas PDK menurunkan 9 pos dan 12 armada.

"Karena keterlambatan informasi yang kita terima, sehingga api sudah sangat membesar, sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan lagi, bahkan tembok beton sampai mau roboh," kata Yuliansyah.

Baca juga: Lalu Lintas Jalan Kepahiang-Bengkulu Lumpuh Akibat Penebangan Pohon, Sebabkan Kemacetan Hingga 30 KM

Dari peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa dan untuk kerugian material belum bisa dipastikan.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada, dan mengecek kembali instalasi kelistrikan jika sudah terlalu lama sebaiknya diganti sebelum terjadi hal seperti ini," ungkap Yuliansyah.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved