Sidang Keponakan Bunuh Bibi Kandung

Sidang Perdana Ponakan Bunuh Bibi Kandung di Bengkulu Selatan Digelar 20 September

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Pengadilan Negeri Manna, Hesty Ayuningtias, Kamis (8/9/2022).

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
pelaku saat diserah terimakan ke Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, didampingi penyidik Polres Bengkulu Selatan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Setelah berkas dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, tersangka pembunuh bibi di Bengkulu Selatan Ro (23) akan menjalani sidang perdana, Selasa (20/9/2022) mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Pengadilan Negeri Manna, Hesty Ayuningtias, Kamis (8/9/2022).

Menurutnya, persidangan itu akan digelar hari ini, namun karena banyak halangan jadi ditunda tanggal 20 September mendatang.

"Sidang ditunda, agendanya untuk pemeriksaan saksi," jelas Hesty kepada TribunBengkulu.com, Kamis (8/9/2022).

Sementara, saksinya yang didatangkan berjumlah 5 orang, mula saksi saat kejadian hingga saat penangkapan pelaku yang akan dihadirkan.

Untuk diketahui, kejadian tersebut terjadi di rumah pelaku di Desa Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna, pada Jumat (29/6/2022) dini hari.

Awal kejadian, hilangnya nyawa seorang bibi yang dibunuh keponakan di Bengkulu Selatan disebabkan dengan luka bacokan dibagian kepala sepanjang 6 cm dan bagian pundak sebelah kanan.

Saat dibawah kerumah sakit sudah banyak mengeluarkan darah sehingga tidak tertolongkan lagi Korban yang merupakan bibi terduga pelaku sedang berada dirumanya.

Korban yang diketahui sebagai paranormal itu berniat mengobati pelaku.

Pada Rabu (29/6/2022) sekira pukul 02:39 WIB, terduga pelaku mengambil pisau lalu langsung masuk ke dalam rumah.

Setelah masuk kedalam, RO (23) langsung masuk kedalam kamar dan membavok korban yang sedang posisi tertidur.

Melihat kejadian tersebut, keluarga korban langsung memegang terduga pelaku.

Korban langsung dibawah kerumah Sakit Umum Daerah Hasannudin Damrah Manna.

Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawa korban tidak terselamatkan.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved