BKSDA Bengkulu Masih Selidiki Banyak Ternak Warga Seluma Mati, Diduga Diterkam Hewan Buas

Kepala BKSDA Seksi Wilayah II Bengkulu, Mariska Tarantona mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab matinya ternak warga di Desa Padang Pelawi.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO BKSDA Bengkulu
Kondisi hewan ternak warga Seluma mati yang diduga diterkam hewan buas. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah II Bengkulu, Mariska Tarantona mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab matinya ternak warga di Desa Padang Pelawi, Sukaraja, Seluma beberapa hari lalu.

Ada 7 ekor ternak kambing milik warga yang mati di perkebunan karet milik PTPN VII. Saat ditemukan, leher kambing tersebut dalam kondisi patah, dan ada bekas gigitan yang diduga disebabkan hewan buas.

Ternak kambing-kambing yang mati tersebut adalah milik warga Desa Padang Pelawi, Poniman. Kambing tersebut memang sengaja dilepasliarkan.

Pada Kamis (1/9/2022), Poniman kemudian memeriksa kandang ternak miliknya, dan mendapati hanya ada 2 ekor anak kambing.

Poniman kemudian mencari sisa ternaknya, dan menemukan 7 ekor kambing sudah dalam keadaan mati membusuk.

Warga sendiri menduga kematian kambing tersebut disebabkan hewan buas seperti harimau atau beruang. Apalagi, ada bekas gigitan di leher.

Hingga saat ini, BKSDA Seksi Wilayah II Bengkulu masih melakukan pemantauan di areal penemuan tersebut.

Hanya saja, BKSDA belum bisa memastikan penyebab kematian hewan ternak tersebut, apakah benar disebabkan hewan buas seperti harimau atau beruang, atau disebabkan penyakit tertentu.

"Saat pengecekan kemarin, tim belum menemukan tanda jejak atau bekas cakaran/kotoran hewan buas," kata Mariska kepada TribunBengkulu.com, Jumat (9/9/2022).
 

Baca juga: Breaking News: Tahanan Narkoba Meninggal di Rutan Bengkulu, Dugaan Sementara Akibat Asma

  Baca juga: Penambang Emas Tradisional di Lebong Tewas Ternyata Kakak Beradik, Dikenal Baik di Lingkungan

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved