Pengoplos Solar di Bengkulu

Dua Pelaku Sindikat Pengoplos Solar di Bengkulu Terancam 6 tahun Penjara

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu saat konferensi pers, Jumat (9/9/2022) sore.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Konferensi pers beberapa kasus yang berhasil diungkap Polres Bengkulu termasuk juga pelaku solar oplosan sebanyak 10 ton liter, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Dua sindikat pengoplos BBM jenis solar yang berhasil diamankan Satreskrim Polres Bengkulu pada Jumat (9/9/2022) dini hari terancam 6tahun penjara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bengkulu saat konferensi pers, Jumat (9/9/2022) sore.

"Pasal 54 UU migas, juncto pasal 55 dan atau pasal 52 dan atau pasal 53 UU tentang cipta kerja atas perubahan UU nomor 22 tahun 2001 dengan ancaman 6 tahun penjara," ujar Salomo.

Baca juga: Polres Bengkulu Bongkar Sindikat Pengoplos BBM, 2 Pelaku dan 10 Ton Solar Oplosan Diamankan

Kedua terduga pelaku tersebut yakni KM dan AA yang telah berulang kali melakukan pengantaran minyak solar oplosan dari Kabupaten Lubuklinggau menuju Kota Bengkulu.

"Total sudah ada lima kali pengiriman, dalam satu kali pengiriman sebanyak 10 ribu liter dan dilakukan dalam dua bulan terakhir," kata Salomo.

Sebelumnya, Dua orang terduga pelaku diamankan Satreskrim Polres Bengkulu saat sedang menyalin minyak solar oplosan dari mobil tangki yang bermuatan 10 Ton liter ke dalam dua jeriken berukuran 35 liter, Jumat (9/9/2022) dini hari.

Penangkapan kedua pelaku ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang menginformasikan bahwa sudah beberapa kali ada mobil tangki yang sedang menyalin BBM jenis solar di pekarangan rumah masyarakat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sindikat Pengoplos BBM di Bengkulu Diringkus, 10 Ton Solar Oplosan Disita

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian pun langsung mendatangi lokasi kejadian yang berada di daerah Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu.

Kedua pelaku yakni KM dan AA yang merupakan sopir dan kernet mobil tangki tersebut, diketahui merupakan warga Provinsi Sumatera Selatan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved