Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur Kembali Stagnan, Tertinggi Rp 1.680 tiap Kilogram

Update harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur hari ini, Jumat (9/9/2022).

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Antrean truk angkut TBS sawit normal dan lancar di sejumlah PKS. Harga TBS sawit hari ini di Bengkulu Selatan dan Kaur kembali stagnan, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Update harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur hari ini, Jumat (9/9/2022).

Hari ini Jumat 9 September 2022 harga TBS sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur kembali stagnan atau tidak ada perubahan. Tertinggi saat ini masih di angka Rp 1.680 per kilogram.

Informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, harga TBS sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur kembali stagnan disebabkan salah satunya pasokan TBS sawit yang makin hari makin berkurang.

Asisten Pembelian Buah PT CBS, Yuliman mengungkapkan hari ini harga beli TBS sawit di PT CBS tidak mengalami kenaikan. Harga tetap seperti harga kemarin.

"Hari ini harga TBS sawit tetap, untuk wilayah Bintuhan di angka Rp 1.510 per kilogram, wilayah Padang Guci Rp 1.600 per kilogram dan wilayah Manna Rp 1.680 per kilogram," kata Yuliman kepada TribunBengkulu.com, Jumat (9/9/2022).

Sementara, pasokan kian hari tambah menurun. Kemarin, PT CBS hanya mendapatkan buah TBS sawit diangka 200 ton yang dijual oleh supplier dan toke. Padahal, setiap harinya PT CBS mampu menerima 700 sampai dengan 800 ton per hari.

Tidak hanya PT CBS, harga beli sawit di 3 PKS lainnya juga tidak mengalami perubahan harga.

Untuk PT BSL harga beli TBS sawit hari ini tetap diangka Rp 1.440 untuk harga umum dn Rp 1.650 untuk di harga mitra.

Kemudian, PT APLS hari ini sama seperti kemarin tetap diangka Rp 1.560 per kilogram.

Delevery Order (DO) PT SBS, Ezon menerangkan, untuk pasokan masih tetap dibatasi sebanyak 600 ton setiap hari. Sedangkan untuk harga tetap di angka Rp 1.400 per kilogram.

"Kalau pasokan masih terpenuhi, lantaran banyak suplier atau tauke yang tidak kebagian nomor antrean dan terpaksa menjual di kemudian hari. Begitu juga untuk harga tidak ada perubahan," jelas Ezon.

Di sisi lain, dengan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terpantau hingga kini belum ada suplier dan tauke menurunkan harga akibat imbas dari harga BBM tersebut.

Dari empat PKS yang ada, tiga diantaranya PT SBS, PT CBS dan PT BSL hingga kini masih sepi antrean truk angkut.

Namun antrean mengular di PT APLS yang berada di Desa Beriang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning.

Baca juga: BBM Sulit Didapat, Pabrik Sawit di Bengkulu Tengah Sepi Pengunjung, Harga TBS Sawit Stagnan

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved