Jelang Kejurnas Karate, Pengprov Forki Bengkulu Diprotes Lantaran Pilih Atlet Tanpa Seleksi

Sejumlah perguruan karate di Kota Bengkulu menyampaikan aksi protes terhadap Pengprov Forki Bengkulu lantaran menyiapkan atlet yang akan mengikuti kej

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Ho TribunBengkulu.com
Menjelang Kejurnas Karate, Pengprov Forki diprotes lantaran memilih atlet yang akan bertanding tanpa melalui seleksi. Insert: Salah satu kejuaran karate yang digelar di Kota Bengkulu beberapa waktu lalu.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Sejumlah perguruan karate di Kota Bengkulu menyampaikan aksi protes terhadap Pengprov Forki Bengkulu lantaran menyiapkan atlet yang akan mengikuti kejuaraan nasional tanpa melakukan seleksi terlebih dahulu. 


Diketahui Kejurnas Karate yang memperebutkan piala Ketua Umum PB FORKI tersebut akan digelar di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 3-6 Oktober 2022. 


Pengprov Forki Bengkulu ternyata telah melayangkan surat panggilan kepada ketua umum Pengda Karate di Bengkulu yang atletnya diproyeksikan untuk mengikuti Kejurnas FORKI tersebut. 


Pemanggilan itu pun tanpa melalui rapat koordinasi terlebih dulu dengan Perguruan Karate di Bengkulu


Sejumlah perguruan karate mempertanyakan dasar penentuan nama-nama calon atlet yang dipanggil tersebut. Pasalnya, Pengprov FORKI Bengkulu belum pernah menggelar seleksi. 


"Apa dasar atau tolak ukur yang dipakai Pengprov FORKI Bengkulu untuk menentukan nama-nama atlet yang akan dikirim itu? Sementara FORKI Bengkulu tidak pernah menggelar seleksi," ujar Richard Romulus Malau, Ketua Umum Pengda INKAI Bengkulu


Hal senada juga dilontarkan Ketua Umum Pengda BKC Firnandes, Ketum Pengda Sotokai Rahimandani, Ketum Pengda AZKI Usin Abdi Syah P Sembiring. 


"Pengprov FORKI Bengkulu juga belum pernah mengundang Perguruan untuk membahas masalah ini," tukas mereka. 


"Kalau melihat nama-nama atlet yang dipanggil, itu adalah mereka yang masuk BOB saat kejuaraan piala Walikota yang diselenggarakan Perguruan Gojuass beberapa waktu lalu. Tapi atlet kami juga masuk BOB tapi tidak ikut dipanggil. Jadi kami pertanyakan apa dasarnya," ungkap Ketum BKC Bengkulu Firnandes. 


Selain dasar penentuan atlet yang tidak jelas, mereka juga mengingatkan bahwa masa kepengurusan Pengprov FORKI Bengkulu periode 2018-2022 berakhir pada 12 September 2022.


Mestinya, Pengprov FORKI Bengkulu saat ini sudah mempersiapkan diri menyusun laporan pertanggungjawaban dan Musprov.


Berdasarkan surat Pengprov FORKI Bengkulu Nomor 153/Pengprov/IX/2022 tertanggal 8 September 2022 perihal pemanggilan atlet, ada 17 karateka yang diundang untuk mengikuti persiapan Kejurnas PB FORKI di Sport Center Bengkulu pada hari ini, Jumat (09/09) mulai pukul 16.00 WIB. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved