Penambang Emas di Lebong Tewas

Renggut 4 Korban Jiwa, Lubang Galian Tambang Emas Tradisional di Lebong Ditutup Polisi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Polisi menutup lubang tambang emas tradisional yang ada di kawasan Tik Aseak Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong. 

Ho Polres Lebong
Lubang tambang emas tradisional ditutup, tampak anggota Polres Lebong melakukan olah TKP di Lokasi tambang emas, yang menewaskan 4 orang penambang emas tradisional, pada Kamis (8/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Polisi menutup lubang tambang emas tradisional yang ada di kawasan Tik Aseak Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong


Hal ini dilakukan, karena lubang tersebut tak memiliki izin atau gurandil itu yang telah menyebabkan tewasnya empat penambang tradisional di lubang sedalam 40 meter. 


"Untuk dilokasi sudah ditutup, kami juga sudah memasang garis polisi di sana (lubang tambang)," ucap, Kasat Reskrim Polres Lebong, Iptu Alexander, saat dikonfirmasi oleh Tribunbengkulu.com, pada Jum'at (9/9/2022) malam

Baca juga: BREAKING NEWS: Pelajar Penyandang Disabilitas di Kota Bengkulu Dirudapaksa 10 Orang, 6 Orang Buron

Baca juga: Dua Pelaku Sindikat Pengoplos Solar di Bengkulu Terancam 6 tahun Penjara

Baca juga: BREAKING NEWS: Pelaku Utama Pembunuhan 2 Pemuda di Bengkulu Berhasil Diringkus


Lubang galian emas tradisional itu, sudah ditutup sejak Kamis (9/9/2022) oleh polisi dengan memasang garis polisi. 


Pihak kepolisian meminta warga tidak diperbolehkan melakukan aktivas penambang lagi di lokasi tersebut. 


"Hal ini dilakukan untuk memelihara keamanan dan menjaga situasi Kamtibmas. Agar nanti hal yang tak diinginkan terjadi kembali," tuturnya. 


Selain itu pihaknya juga sudah memasang spanduk imbauan, agar masyarakat tidak melakukan aktivitas penambangan di lokasi. 


Disisi lain, polisi juga sudah melakukan penyelidikan terkait kematian keempat penambang emas tradisional itu, pihak keluarga tak bersedia dilakukan autopsi.


Namun, polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved