BREAKING NEWS: Satu Lagi DPO Tersangka Pembunuhan Dua Pemuda di Kota Bengkulu Diringkus 

Satreskrim Polres Bengkulu kembali berhasil mengamankan satu tersangka pembunuhan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Ho Polres Bengkulu
Tersangka Sunando (20) yang merupakan seorang mahasiswa di Kota bengkulu diamankan Tim Macan Gading Polres Bengkulu setelah buron selama satu bulan, Sabtu (10/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Satreskrim Polres Bengkulu kembali berhasil mengamankan satu tersangka pembunuhan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan dua pemuda di Kota Bengkulu, Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 11.45 Wib.


Satu tersangka tersebut yakni Sunando (20) warga Desa Betungan Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan.


Kasatreskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan Sunando saat berada di Kota Bengkulu.


"Tersangka ini sempat kabur ke Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, dan berhasil kita tangkap saat tersangka baru tiba di Kota Bengkulu saat bersama keluarganya," ujar Malau kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (10/9/2022) siang.


Informasi keberadaan tersangka tersebut merupakan pengembangan dari satu tersangka lagi yang juga sempat kabur ke Kabupaten Merangin.


"Sebelumnya kita berhasil mengamankan tersangka Beveri dan dari pengembangan bahwa tersangka Sunando masih berada di Kabupaten Merangin, namun selalu kita lakukan pemantauan dan kita tangkap saat masuk ke Kota Bengkulu," kata Malau.


Diketahui tersangka sunando dan tersangka Beveri merupakan pelaku utama dalam tragedi pembunuhan dua pemuda di Kota Bengkulu tepatnya di depan Bencoolen Mall pada Kamis (1/8/2022) lalu.


"Tersangka Beveri menusuk leher korban satu liang, untuk tersangka Sunando menusuk korban sebanyak tiga liang," kata Malau.


Kepada kedua tersangka yakni Beveri dan Sunando pihak kepilisian menjerat dengan pasal 338 KUHP juncto pasal 160 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved