Dua Tersangka Rudapaksa Pelajar Juga Penyandang Disabilitas, Terancam Penjara 15 Tahun

Dua dari empat tersangka rudapaksa seorang pelajar di Kota Bengkulu ternyata juga merupakan seorang penyandang disabilitas tuna rungu.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Keempat tersangka pencabulan dan rudapaksa terhadap pelajar disabilitas di Kota Bengkulu saat berada di Mapolres Bengkulu, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Dua dari empat tersangka rudapaksa seorang pelajar di Kota Bengkulu ternyata juga merupakan seorang penyandang disabilitas tuna rungu.

Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau, Sabtu (10/9/2022).

Mirisnya, tersangka utama dalam kasus tersebut merupakan teman sekolah korban disalah satu sekolah luar biasa (SLB) Negeri di Kota Bengkulu.

"Kedua tersangka yang penyandang disabilitas yaitu MY (21) yang merupakan tersangka utama dan satu lagi MM (47)," kata Malau.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pelajar Penyandang Disabilitas di Kota Bengkulu Dirudapaksa 10 Orang, 6 Orang Buron

Baca juga: Bertaruh Nyawa, Ternyata Hanya Segini Penghasilan Harian Penambang Emas Tradisional di Lebong

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Lagi DPO Tersangka Pembunuhan Dua Pemuda di Kota Bengkulu Diringkus 

Saat ini, keempat tersangka masih diamankan di Mapolres Bengkulu dan dijerat pasal 81 ayat 2 Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Keempat tersangka ini terancam penjara paling lama 15 tahun, dan kita juga masih melakukan pencarian terhadap 6 pelaku lainnya yang masih buron," ungkap Malau.

Sebelumnya, seorang pelajar disabilitas tuna rungu di Kota Bengkulu yang baru berumur 17 tahun dirudapaksa oleh 10 pria dewasa dan dilakukan secara bergantian sejak Januari 2022 lalu hingga puluhan kali.

Dari 10 pelaku yang melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban, pihak kepolisian berhasil mengamankan empat pelaku pada Jumat (9/9/2022) dini hari, sedangkan enam pelaku lagi masih buron.

Adapun keempat pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan yakni LU (48), AG (38), MU (47) dan MY (21) keempatnya warga Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved