Penambang Emas di Lebong Tewas

Mengais Rezeki di Lubang Tambang Kaki Bukit Barisan, Bertaruh Nyawa Anak Istri Menunggu di Rumah

Kelompok-kelompok penambang tradisional sibuk di setiap lobang tambang yang setiap kelompok berjumlah 5-7 orang. 

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Aris (31) salah seorang penambang emas tradisional di Lebong, bersama teman-temannya mengangkut batu dari dalam lobang tambang emas, di Desa Tambang Saweak, Kecamatan Pinang Belapis, pada Sabtu (10/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Beginilah suasana tambang emas tradisional di Kabupaten Lebong, tepatnya di Kawasan Desa Tambang Saweak, Kecamatan Pinang Belapis, Lebong Provinsi Bengkulu, pada Sabtu (10/9/2022). 

Kelompok-kelompok penambang tradisional sibuk di setiap lobang tambang yang setiap kelompok berjumlah 5-7 orang. 

Di tambang tradisional di bawah Kaki Bukit Barisan itu, tanah kuning selalu dilintasi oleh mereka untuk membawa bongkahan batu. 

"Kalau kami bertujuh ini, jam 8 pagi sudah harus di tambang," ucap Aris (31) salah satu penambang emas tradisional.

Ia memceritakan, setiap sumur atau lobang tambang emas tradisional itu, para penambang secara bergantian masuk dan berbagi tugas. 

Ada yang bertugas mengantarkan batu-batu dari lobang tambang itu ke tempat gelondangan, ada yang mengoperasikan mesin pengangkut batu dari dalam lobang. 

Ada juga yang bertugas memasak, jika rekan mereka yang berada di dalam lobang lelah, maka akan digantikan dengan penambang emas tradisional yang lain. 

Perlengkapan dan kebutuhan selama di tambang, sudah di siapkan oleh mereka, karena alat seperti kompor, gas, teko, kopi, gula dan lain-lain di simpang di dalam lobang dengan diberi alas papan kayu. 

"Tadi saya masuk ke dalam lobang atau sumur sedalam 15 meter bawa senter di dahi dan palu untuk mengambil batu di dalam, panas memang di dalam," tuturnya. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved