Bupati Gusnan Mulyadi Geram 9 Camat Tak Hadir Acara Tanam Sayuran, Camat Terancam Mutasi

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi bakal melayangkan surat teguran ke 9 camat yang tak hadir pada saat acara tanam sayuran percontohan.

Ho Media Center Bengkulu Selatan
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi didampingi Ketua TP PPK Bengkulu Selatan Lena Gusnan saat menghadiri acara tanam sayur percontohan di Padang Jawi yang memanfaatkan lahan terbengkalai milik Dinas Kehutanan Bengkulu Selatan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi bakal melayangkan surat teguran ke 9 camat yang tak hadir pada saat acara tanam sayuran percontohan di Desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas, Sabtu (10/9/2022).

Padahal meskipun di hari libur kerja, Bupati Gusnan Mulyadi sendiri langsung hadir ke lokasi tanam sayuran percontohan bersama sang istri yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Lena Gusnan.

Bupati Gusnan Mulyadi pun semakin geram karena yang mengundang camat untuk hadir di acara tanam sayur percontohan langsung dari bupati.

"Padahal surat tersebut resmi langsung dari saya, bukan dari orang lain. Hanya dua Camat yang hadir, Camat Bunga Mas dan Camat Kedurang Ilir. Secepatnya selesai acara segera kirimkan teguran tertulis kepada seluruh camat tersebut," kata Bupati Gusnan Mulyadi terdengar kesal, saat sedang menyampaikan sambutan.

Bupati BS Gusnan Tanam Sayuran
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi saat menanam sayuran dengan memanfaatkan perkarangan lahan terbengkalai aset Pemkab Bengkulu Selatan.

Tujuan bupati, jika semua camat hadir di acara tanam sayur percontohan dengan pemanfaatan halaman perkarangan ini dapat diterapkan di seluruh kecamatan yang ada di Bengkulu Selatan.

Sehingga akan banyak keuntungan yang didapat yaitu salah satunya menekan inflasi.

"Kalau begini, mau bagaimana. Berarti camatnya yang tidak mendengarkan instruksi saya. Intinya akan saya panggil dulu, jika memang tidak bisa lagi dibina. Akan kita ganti dengan yang lain kok, masih banyak yang mau jadi camat," ungkap Bupati Gusnan Mulyadi.

Selain agar dapat diterapkan di wilayah masing-masing, tujuan Bupati Gusnan Mulyadi mengundang langsung para camat agar dapat hadir karena ia ingin berbagi ilmu dalam pemanfaatan perkarangan kosong.

Baca juga: Update Harga Minyak Goreng Minggu 11 September 2022 di Bengkulu: Ada Sunco, Bimoli, Rose Brand

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur Tertinggi di Petani Rp 1.350 per Kg, Kebun Tak Terurus

Baca juga: Sumbangan Seikhlasnya, Warga RT 14 Sumur Dewa Kota Bengkulu Perbaiki Sendiri Jalan Rusak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved