BBM Naik

PKS Rejang Lebong Buat Aksi Flashmob, Tegaskan Tolak Kenaikan Harga BBM

Kali ini giliran DPC PKS Rejang Lebong melakukan aksi Flashmob ke jalan menolak kenaikan harga BBM oleh Pemerintah.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
Politisi PKS sekaligus Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Bengkulu, Herizal Apriansyah saat pimpin PKS Rejang Lebong menolak kenaikan harga BBM. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Setelah minggu lalu DPW PKS Bengkulu lantang menyuarakan penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'PKS Menolak Kenaikan Harga BBM, Jangan bikin rakyat tambah Susah' di depan Kantor DPW PKS Bengkulu.

Kali ini giliran DPC PKS Rejang Lebong melakukan aksi Flashmob ke jalan menolak kenaikan harga BBM oleh Pemerintah.

Dibawah komando, Badan Pemenangan Pemilu DPW PKS Bengkulu sekaligus Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Bengkulu, Herizal Apriansyah.

Baca juga: Warga Keluhkan Banyak tak terim BLT BBM, Waka II DPRD Kota Bengkulu akan Panggil Dinsos

Masa aksi dari PKS Rejang Lebong kompak menolak Kenaikan harga BBM dengan flashmob dijalan.

Aksi ini dimulai dari Masjid Agung hingga ke Bundaran Dwi Tunggal Curup.

"Masih banyak cara lain untuk menyelamatkan keuangan negara. Selain mencabut subsidi, yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, " kata Herizal.

Baca juga: 14.381 KPM di Bengkulu Selatan Terima BLT BBM, Warga Ramai Serbu Kantor Pos

Dengan membawakan spanduk dan poster bertuliskan " PKS Menolak Kenaikan Harga BBM, Jangan bikin rakyat tambah Susah " massa yang di dominasi oleh emak-emak ini ingin menunjukkan dukungan terhadap masyarakat yang merasa kenaikan harga BBM akan memicu naiknya uang belanja dapur namun belum tentu berdampak pada naiknya pendapatan.

"Ini bentuk konsistensi PKS dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, " imbuhnya.

Baca juga: Info Penting! PLN Bengkulu Padamkan Listrik Bergilir 12-18 September 2022, Ini Jadwal dan Wilayahnya

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, PKS menjadi satu-satunya partai yang menolak secara parlemen akan keputusan kenaikan BBM.

"Ini bukan karena PKS menjadi oposisi pemerintah, karena pada era SBY presiden yang saat itu kami berkoalisi pada pemerintahan pun, PKS tetap menolak wacana kenaikan BBM itu, " tutupnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved