Tempo 10 Hari Ada 27 Kejadian Gempa Bumi di Bengkulu, Tercatat 4 Gempa Dirasakan Warga

Dalam kurun waktu 10 hari ini, di Provinsi Bengkulu sudah terjadi 27 kejadian gempa bumi.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
TribunBengkulu.com
Ilustrasi gempa bumi. BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang mencatat dalam kurun waktu 10 hari ini, di Provinsi Bengkulu sudah terjadi 27 kejadian gempa bumi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dalam kurun waktu 10 hari ini, di Provinsi Bengkulu sudah terjadi 27 kejadian gempa bumi.

Hal ini termuat dalam update data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geografi (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang, terkait Infomasi aktivitas gempa bumi di wilayah Bengkulu.

Dari 27 kejadian gempa bumi di Bengkulu tersebut, ada 4 kejadian gempa bumi, yang efeknya sampai di rasakan, mulai dari daerah titik gempa bumi hingga kawasan sekitarnya.

Kejadian ini selama periode dasarian Il Bulan September 2022 ,yakni pada tanggal 11-20 September 2022. Gempabumi didominasi dengan magnitudo 3 ≤ M≤ 5 SR dan kedalaman dangkal.

"Ada 4 gempa bumi, yang kekuatannya dirasakan ya. Paling besar itu pada 08 September 2022. Dengan gempa M 5.6 pusat di Mukomuko terjadi sekitar pukul 2 dini hari, " jelasnya.

Informasi Gempa
Infomasi aktivitas gempa bumi di wilayah Bengkulu dan sekitarnya, yang dikeluarkan oleh BMKG stasiun geofisika Kepahiang, Minggu (11/9/2022).

Selain gempa bumi pada 8 September itu, juga ada 3 kejadian gempabumi dirasakan. Yakni pada tanggal 4 September 2022 dengan magnitudo M 5.1, yang terjadi pada jarak 44 km BaratDaya KAUR - BENGKULU dengan skala hingga III MMI.

Lalu,  gempa M 4.9 pada tanggal 09 September 2022 yang terjadi pada jarak 30 Km arah Selatan Air Periukan , Seluma , Bengkulu dengan skala hingga III MMI .

"Dan gempa M 3.2 pada tanggal 09 September 2022 yang terjadi pada jarak 10 km Barat Daya Pesawaran- Lampung dengan skala hingga IV MMI, " imbuhnya.

Untuk diketahui, Provinsi Bengkulu bisa disebut rawan terhadap gempa. Hal ini karena  sumber sumber gempa itu ada di Bengkulu.

Seperti zona subduksi, yaitu zona tumbukan dua buah lempeng aktif, yang ada di Indonesia. Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Ada patahan tektonik yaitu patahan sesar Sumatera yang juga melintasi Provinsi Bengkulu.

"Bagi masyarakat diminta agar  mengupdate info gempa, informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Agar tidak termakan isu isu yang meresahkan, " pesannya. 

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved