Warga Keluhkan Jalan Rusak Banyak Lubang Menuju Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu

Jalan rusak menuju kantor Walikota Bengkulu, yang kondisinya kini dipenuhi lubang dikeluhkan warga.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Kondisi jalan rusak dipenuhi lubang di jalan WR Supratman yang menghubungkan akses ke pusat pemerintahan Kota Bengkulu, Minggu (11/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Jalan rusak menuju pusat perkantoran dan pemerintahan Kota Bengkulu yang kondisinya kini dipenuhi lubang dikeluhkan warga.

Salah satu warga, Roni menjelaskan kondisi jalan rusak sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Bahkan kini jumlah lubang semakin banyak dengan kedalaman bervariasi. Ada yang dalamnya sekitar 3 cm atau lebih. Kondisi jalan rusak ini mengharuskan para pengendara motor harus hati-hati.

"Lubang di sini banyak, merata. Itu ada  yang sekitar 3 cm. Kalau motor harus hati hati, jangan sampai oleng. Di sini juga kan ramai truk-truk besar lewat," kata Roni.

Meskipun lubang disekitar jalan WR Supratman ini tidak dalam seperti jalan Hibrida maupun jalan Kalimantan, yang sebelumnya ditambal kemarin, namun posisi kerusakan atau lubang jalan di sini, hampir merata.

Apalagi, jalan ini merupakan akses jalan menuju pusat perkantoran di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

"Ini kan akses menuju pusat perkantoran. Jadi ya harus jadi perhatian. Jangan sampai malah sering terjadi kecelakaan karena lubang jalan ini," sesal Roni.

Ia menjelaskan kerusakan jalan ini, bukan kali ini terjadi. Namun hampir setiap tahunnya lubang lubang jalan ini muncul.

Apalagi, jalan ini juga sering dilewati truk muatan atau pun dump truk hasil tambang maupun hasil perkebunan.

"Hampir tiap tahun, itu ditambal. Rusak lagi, ditambal rusak lagi. Terakhir bagus itu sebelum idul fitri lalu itu masih mulus jalannya," ucap Roni.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Bengkulu, Denny Saputra saat dikonfirmasi terkait kerusakan jalan di depan kantor Walikota Bengkulu ini, menjelaskan ia masih harus berkoordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu. Untuk membuat keputusan, perihal langkah yang akan diambil, untuk persoalan jalan tersebut.

"Jalan di kawasan depan kantor walikota itu, kami harus kordinasi dengan kepala daerah dulu. Karena itukan statusnya jalan itu punya provinsi. Ya kita harus berkoordinasi, apakah ada rencana permohonan hibah atau seperti apa nantinya," jelas Denny. 

Baca juga: Waspada Begal Payudara, Gadis Muda Jadi Korban di Jalan Merawan Kota Bengkulu

Baca juga: Tempo 10 Hari Ada 27 Kejadian Gempa Bumi di Bengkulu, Tercatat 4 Gempa Dirasakan Warga


 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved