Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur Masih Murah Meski Pasokan TBS Sawit Terus Menurun

Update harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur hari ini, Senin (12/9/2022).

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Antrean truk angkut TBS sawit. Harga TBS sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur hari ini stagnan, belum ada kenaikan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Update harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur hari ini, Senin (12/9/2022).

Hari ini harga TBS sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur stagnan atau tidak ada perubahan maupun terjadi peningkatan dibandingkan harga kemarin.

Bahkan meskipun pasokan buah sawit di pabrik terus menurun namun empat pabrik yang ada di Bengkulu Selatan dan Kaur tetap bertahan dengan harga TBS sawit yang murah di bawah Rp 2.000.

Asisten Pembelian Buah PT CBS, Yuliman mengatakan sampai kini pihaknya hanya mendapatkan pasokan paling banyak di angka 400 ton. Bahkan ada dalam satu hari tidak sampai diangka 400 ton tersebut.

Sedangkan untuk harga beli di PT CBS, masih tetap diangka Rp 1.510 per kilogram untuk wilayah Bintuhan, wilayah Padang Guci Rp 1.600 per kilogram dan untuk wilayah Manna Rp 1.680 per kilogram.

"Kalau harga masih belum berubah. Yang saat ini menjadi tantangan ialah pasokan setiap hari terus turun. Paling banyak TBS sawit yang kita terima setiap hari di angka 400 ton lagi," kata Yuliman kepada TribunBengkulu.com, Senin (12/9/2022).

Hal sama juga dialami oleh PT BSL, hingga kini pihaknya mengatakan kekurangan pasokan dari petani swadaya. Tetapi kekurangan pasokan tersebut bisa teratasi karena pihaknya memiliki lahan perkebunan pribadi.

Untuk harga TBS sawit, hari ini juga sama tidak ada perubahan harga. PT BSL membeli sawit diangka Rp 1.440 untuk harga umum dan Rp 1.650 untuk di harga mitra.

"Sama semua seperti itu, kami tertolong karena PT BSL ada kebun pribadi. Jadi semua tertolong karena itu. Sedangkan harga masih seperti kemarin, belum ada perubahan," ungkap Humas PT BSL, Idius Safri kepada TribunBengkulu.com, Senin (12/9/2022).

Sedangkan, harga di PT SBS, untuk harga tetap di angka Rp 1.400 per kilogram. Bahkan, akibat kekurangan pasokan beberapa waktu lalu dengan tidak adanya TBS yang masuk terpaksa PT SBS menutup selama satu hari produksi Crude Palm Oil atau CPO.

Kemudian, PT APLS hari ini masih sama seperti kemarin tidak ada perubahan tetap diangka Rp 1.560 per kilogram. Untuk pasokan sampai saat ini masih terpenuhi, karena pihaknya banyak menerima buah TBS dari petani swadaya tanpa banyak potong seperti PKS lainya.

Bahkan antrean truk angkut hanya panjang mengular di PT APLS. Sedangkan di tiga PKS PT SBS, PT CBS dan PT BSL sepi antrean.

Hal tersebut disebabkan karena di tiga PKS tersebut untuk pembelian TBS banyak potongan dan juga selisih harga sangat jauh, serta jarak tempuh yang jauh.

Baca juga: Harga TBS Sawit Naik Rp 30 per kilogram, Pasokan TBS Sawit di Bengkulu Tengah Masih Rendah

Baca juga: Tunggakan Pajak Randis di Bengkulu Selatan Ratusan Juta Selama 2 Tahun, Bupati Gusnan: Selesaikan!

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved