Harga BBM Naik

Kenaikan Tarif Angkutan Umum di Bengkulu Masih Dikaji Setelah Harga BBM Bersubsidi Naik

Dengan melibatkan pihak terkait, khususnya Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bengkulu dan pihak jasa angkutan.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Suprabudi mengatakan saat ini pihaknya sedang meramu dan memformulasikan akan besaran tarif angkutan, pasca kenaikan harga BBM ini. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi pada Sabtu (3/9/2022), berdampak bagi angkutan umum di wilayah Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Suprabudi mengatakan saat ini pihaknya sedang meramu dan memformulasikan akan besaran tarif angkutan, pasca kenaikan harga BBM ini.

Dengan melibatkan pihak terkait, khususnya Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bengkulu dan pihak jasa angkutan.

Baca juga: 9 Camat Tak Hadir Acara Tanam Sayuran Berbuntut Panjang, Bupati Gusnan Mulyadi Geram Kirimi Hadiah

"Saya sudah tugaskan kabid LLAJ untuk mengubungi pihak-pihak terkait bagaimana membuat formula supaya, besaran kenaikan itu pas. Kecik igo, angkutan dak galak. Besak igo, penumpang marah," kata Bambang, Senin (12/9/2022).

Dari informasi yang terkahir yang didapat itu, estimasi besaran tarif angkutan darat ini masih dibahas.

Untuk itu, ia meminta kepada Kepala Bidang (Kabid) LLAJ Dishub Provinsi Bengkulu untuk koordinasi dengan pihak terkait dan Organda.

Baca juga: Warga Lebong Ini Sukses Kembangkan Aplikasi Ojek Online Berpenghasilan Jutaan Rupiah Per Bulan

"Karena kan tidak bisa hanya kami yang memutuskan tapi juga harus berkoordinasi dengan stekholder lain. Kita belum berani sebutkan, kita tunggu saja, " jelas Bambang.

Untuk besaran tarif angkutan darat, pihaknya juga mempertimbangkan harga BBM yang saat ini mengalami kenaikan.

Selain, itu juga berdampak akan modal yang dikeluarkan oleh para penyedia jasa angkutan darat.

Baca juga: Marak Mobil Mewah Diatas 1.500 CC di Bengkulu Selatan Gunakan BBM Subsidi, Bupati: Seharusnya Malu

Untuk keputusan menaikan atau tetap pada tarif lama, hingga untuk besaran kenaikan pihaknya tidak dapat memastikan. Hal ini harus dikordinasikan terlebih dulu.

"Mudah mudahan dalam waktu dua hari ini ada. Ini memang harus ekstra, jangan sampai memunculkan polemik, dengan kenaikan tarif angkutan," tutup Bambang.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved