Kisah Demen, Pemulung Kota Bengkulu yang Hidup Sebatang Kara Seminggu Cuma Dapat Rp 100 Ribu

Mendekati usia yang hampir lanjut, impian setiap orang tentu ingin hidupnya tenang, nyaman tanpa harus bersusah payah lagi

Editor: M Arif Hidayat
Yulia Miswanti/Magang
Hidup sebatang kara dan demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, Demen harus mengais barang bekas menjadi seorang pemulung 

TRIBUNBENGKULU.COM , BENGKULU - Mendekati usia yang hampir lanjut, impian setiap orang tentu ingin hidupnya tenang, nyaman tanpa harus bersusah payah lagi mencari nafkah.

 

Namun tidak bagi Demen, diusianya yang sudah 57 tahun dengan fisiknya yang termakan usia.  

 

Dia masih mengais sampah mencari barang bekas yang memiliki nilai ekonomis untuk dijual kembali. 

 

Itu dilakukannya untuk survive atau bertahan menghidupi hidupnya yang kini sebatang kara.

 

Hampir setiap hari, Demen berkeliling menyusuri jalan mulung mencari rosokan barang bekas.  

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved