Harga BBM Naik

Marak Mobil Mewah Diatas 1.500 CC di Bengkulu Selatan Gunakan BBM Subsidi, Bupati: Seharusnya Malu

Bupati Gusnan Mulyadi, mengungkapkan sejatinya BBM bersubsidi hanya untuk kendaraan di bawah 1.500 cc saja.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Tampak di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bengkulu Selatan, masih marak dijumpai kendaraan dengan kapasitas mesin diatas 1.500 Cubical Centimeter (CC) antre Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, pada Senin (12/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tampaknya Surat Edaran (SE) yang layangkan Bupati Gusnan Mulyadi, sejak beberapa waktu lalu masih tidak diindahkan pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU).

Pasalnya, dibeberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bengkulu Selatan, masih kerap dijumpai kendaraan dengan kapasitas mesin diatas 1.500 Cubical Centimeter (CC) atau centimeter kubik ikut antri Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Bupati Gusnan Mulyadi, mengungkapkan sejatinya BBM bersubsidi hanya untuk kendaraan di bawah 1.500 cc saja.

Baca juga: Polres Bengkulu Bagikan 120 Paket Sembako ke Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

Namun, kenyataan di lapangan masih ada saja kendaraan yang berkelas mahal namun rela antri berjam-jam di SPBU.

Padahal, yang telah dibuatnya wajib dipatuhi pihak SPBU. Pembatasan pembelian BBM subsidi solar dan pertalite harus dijalankan.

Hal ini tidak lain sebagai langkah agar masyarakat kebagian BBM bersubsidi tersebut.

Baca juga: Diduga Karena Rebutan Pemandu Lagu, Pemuda di Bengkulu Selatan Dicekik dan Ditinju

"Aneh, mobil mewah kok pakai BBM subsidi, ikut antre harusnya malu dong. Tolong patuhi aturan pemerintah, SPBU harus tegas. Saya harap Pemda dan APH harus sama-sama mengawasi pembelian BBM bersubsidi di masyarakat," tegas Bupati Gusnan kepada TribunBengkulu.com, Senin (12/9/2022).

Sementara, untuk mengurai antrean panjang pihaknya telah mengajukan usulan kepada pertamina untuk melakukan penambahan SPBU khusunya di daerah Kecamatan Ulu Manna.

Diharapkan kedepanya adanya upaya pertamina menambah SPBU Mini atau Petrashop disetiap Kecamatan bahkan Desa yang ada di Bengkulu Selatan.

Baca juga: Kronologi 2 Remaja di Kota Bengkulu Rudapaksa Gadis Muda, Korban Pingsan Lalu Dibawa ke Kos-kosan

Sementara itu, Kasat Intelkam AKP Ahmad Khairuman, memastikan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan BBM bersubsidi.

Setiap hari anggota melakukan pemantauan di lokasi SPBU, hal ini tidak lain untuk mencegah pembelian BBM lebih dari kapasitas guna mengantisipasi penimbunan dan lain sebagainya.

"Untuk kendaraan mewah siap ditertibkan. Mereka wajib menggunakan BBM nonsubsidi," pungkas Khairuman.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved