Bentrok Demo BBM di Bengkulu

BREAKING NEWS: Demo Mahasiswa Bengkulu Diwarnai Aksi Bentok, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Bahkan, pihak aparat kepolisian menyemprot massa aksi dan menembakkan gas air mata ke massa aksi.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dan kelompok Cipayung di DPRD Provinsi Bengkulu, pada Selasa (13/9/2022) berakhir bentrok. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM - Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dan kelompok Cipayung di DPRD Provinsi Bengkulu, pada Selasa (13/9/2022) berakhir bentrok.

Bentrok yang terjadi antara mahasiswa dan pihak aparat kepolisian.

Bahkan, pihak aparat kepolisian menyemprot massa aksi dan menembakkan gas air mata ke massa aksi.

Aksi bentrok lantaran seluruh massa aksi memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Provinsi Bengkulu usai deadlock antara mahasiswa yang sebelumnya telah ditemui Gubernur Bengkulu dan sejumlah anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Tak Sesuai Kesepakatan, Massa Aksi Paksa Merangsek Masuk

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersya dan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu akhirnya menemui massa aksi tepat ditengah keramaian para pendemo.

Namun, saat akan dilakukan penyampaian tuntutan, massa aksi melakukan absen kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang turut hadir.

Baca juga: Gubernur Rohidin dan 20 Dewan Duduk di Jalan Temui Masa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Bengkulu

Dari kesepakatan sebelumnya, Pihak DPRD Provinsi Bengkulu akan menemui massa aksi dengan jumlah 24 anggota, namun saat berada di tengah massa aksi hanya terdapat 19 orang anggota.

Sontak hal tersebut membuat massa aksi tidak terima dan memaksa untuk masuk kedalam Gedung DPRD Provinsi Bengkulu secara keseluruhan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved