Harga BBM Naik dan Cuaca Buruk, Nelayan di Bengkulu Selatan Merugi dan Berhenti Melaut

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga ikut berdampak terhadap nelayan di Bengkulu Selatan.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Nelayan di Pantai Pasar Bawah membersihkan alat tangkap jaring usai melaut, Selasa (13/9/2022). Kenaikan harga BBM disertai sulitnya mendapatkan BBM di Bengkulu Selatan berdampak terhadap nelayan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga ikut berdampak terhadap nelayan di Bengkulu Selatan. Belum lagi BBM sulit didapat karena antrean yang parah di sejumlah SPBU Bengkulu Selatan.

Salah satu nelayan Bengkulu Selatan Erwan (50) mengungkapkan saat ini banyak nelayan di Bengkulu Selatan sudah beralih profesi.

Lantaran hasil tangkapan tidak sesuai dengan pengeluaran imbas dari kenaikan harga BBM sehingga membuat nelayan merugi.

Bahkan ada yang sampai berhenti melaut sementara karena BBM susah didapat serta akibat cuaca yang buruk.

"Sekarang adalah zaman sulit. Kenapa dikatakan zaman sulit, melaut selalu merugi. Karena hasil tangkapan tidak sesuai dengan pengeluaran. Hal tersebut salah satunya cuaca saat ini sangat buruk. Satu lagi, memang pengaruh BBM naik," ungkap Erwan.

Erwan berharap pemerintah segera membuat kebijakan dengan adanya kenaikan harga BBM saat ini. "Kalau berlarut lama maka para nelayan terutamanya akan berangsur juga punah nanti," ucapnya.

Berdasarkan data di Dinas Perikanan Bengkulu Selatan tercatat ada 1.860 orang berprofesi sebagai nelayan. Namun, tidak seluruhnya para nelayan dapat membeli BBM di SPBU.

Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Santono menerangkan agar BBM subsidi tepat sasaran termasuk nelayan maka dinas perikanan membekali nelayan dengan kartu khusus agar dapat mengisi BBM di SPBU menggunakan jeriken.

Untuk di Bengkulu Selatan hanya ada 152 nelayan yang memiliki kartu pengisian bahan bakar tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved