Hujan Bukan Halangan, Penerima BLT BBM di Bengkulu Tetap Antre Ambil Subsidi

Hujan yang mengguyur Kota Bengkulu sejak pagi tadi, tidak menyurutkan semangat para penerima BLT untuk antre mengambil subsidi.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Suasana di Kantor Pos Tanah Patah Kota Bengkulu yang didatangi para penerima BLT BBM di Bengkulu, Selasa (13/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Hujan yang mengguyur sejak pagi tadi, tidak menyurutkan semangat para penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Bengkulu untuk antre mengambil subsidi atas kenaikan harga BBM.

Sulistiawaty, salah satu penerima BLT BBM di Bengkulu, warga Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu, mengatakan sejak pukul 09.00 WIB tadi dia datang ke Kantor Pos Tanah Patah, untuk pengambilan BLT BBM.

"Hujan deras memang dari pagi, tapi Alhamdulillah kita sudah sampai di sini. Dan bisa ambil bantuan ini," kata penerima BLT BBM di Bengkulu Sulistiawaty, Selasa (13/7/2022).

Ia menjelaskan, meskipun hujan dirinya tetap nekat untuk berangkat ke kantor Pos Tanah Patah. Hal ini dikarenakan dirinya khawatir bila tidak datang sesuai jadwal maka akan menghambat pengambilan subsidi ini.

Apalagi, dizaman yang serba sulit ini, bantuan sebesar Rp 500 ribu ini sangat berarti bagi dirinya.

"Ya pakai mantelah, tadi diantar anak naik motor. Ya kita berusaha datang sesuai jadwal diundangan," ucap Sulistiawaty.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Naik Rp 50 tiap Kilogram, Pasokan TBS Masih Rendah

Baca juga: Prakiraan Cuaca Wilayah Bengkulu Hari Ini: Cerah Berawan, Berpotensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Bantuan yang diterima kali ini bila diakumulasikan sebesar Rp 500 ribu. Di mana Rp 300 ribu merupakan BLT BBM untuk dua bulan. Sementara sisanya, yakni Rp 200 ribu merupakan bantuan sembako.

Ketua Satgas Penyaluran BLT BBM Kantor Pos Tanah Patah, Sutiarto, menjelaskan ada tiga syarat untuk melakukan pengambilan BLT ini, yakni dengan membawa KK, KTP, dan undangan pengambilan BLT, bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Kalau siapa penerimanya (KPM, red) itu, kita hanya penerima data dari kementerian. Tugas kita hanya menyalurkan," kata Sutiarto.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved