Tragedi Aborsi di Kepahiang

Tiga Terdakwa Kasus Aborsi di Kepahiang Dituntut Berbeda, Kuasa Hukum Terdakwa Siapkan Pembelaan

Sidang kasus aborsi di Kepahiang akan digelar Kamis (15/9/2022) dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari kuasa hukum terdakwa.

Panji/TribunBengkulu.com
Ketiga terdakwa dihadapkan di depan Majelis Hakim, Pengadilan Negeri Kepahiang saat sidang kasus aborsi di Kepahiang dengan agenda saksi ahli forensik, pada Selasa (9/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Sidang kasus aborsi di Kepahiang akan digelar Kamis (15/9/2022) dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari kuasa hukum terdakwa di Pengadilan Negeri Kepahiang. 

Ketiga terdakwa kasus aborsi di Kepahiang dituntut berbeda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kepahiang pada Selasa (6/9/2022).

Terdakwa kasus aborsi di Kepahiang Annas Suwaryadi di tuntut 2 tahun 6 bulan. 

Menurut Jaksa, terdakwa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan korban dengan persetujuannya hingga mengakibatkan Korban meninggal dunia.

Beberapa perbuatan ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 348 ayat (2) Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP sebagaimana dalam dakwaan Alternatif ketiga Penuntut Umum.

Untuk terdakwa Roy Tri Daniel, jaksa menuntut 1 tahun 6 bulan. 

Menurut jaksa, ia bersalah turut serta melakukan dengan sengaja membantu terdakwa Annas Suwaryadi menggugurkan atau mematikan kandungan korban dengan persetujuannya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Beberapa perbuatan ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved