Sidang Suami Bunuh Istri

Vonis Suami Pembunuh Istri di Kepahiang Lebih Ringan 3 Tahun dari Tuntutan, Jaksa Pikir-pikir

Suami pembunuh istri di Kepahiang divonis 14 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kepahiang, Rabu (14/9/2022). 

Panji/TribunBengkulu.com
Terdakwa Eko Supardi, suami pembunuh istri di Kepahiang saat menghadiri sidang putusan secara virtual terkait kasusnya di Pengadilan Negeri Kepahiang, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Suami pembunuh istri di Kepahiang divonis 14 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kepahiang, Rabu (14/9/2022). 

Vonis 14 tahun penjara suami pembunuh istri di Kepahiang ini lebih ringan 3 tahun dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kepahiang 17 tahun penjara.

Hakim menyatakan terdakwa Eko Supardi suami pembunuh istri bersalah atas pembunuhan sang istri siri pada 16 Maret lalu di Desa Lubuk Penyamun, Kabupaten Kepahiang.

Menurut hakim Pengadilan Negeri Kepahiang terdakwa melanggar pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Sementara jaksa menuntut terdakwa, dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dengan hukuman 17 tahun penjara. 

"Kami pikir-pikir dahulu selama 7 hari ke depan nanti," ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kepahiang, Tomy Novendri kepada TribunBengkulu.com saat diwawancara mengenai vonis hakim yang lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Terdakwa Divonis 14 Tahun

Vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang terhadap Eko terdakwa kasus suami bunuh istri di Kepahiang ini lebih ringan 3 tahun dibandingkan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut agar Eko dihukum selama 17 tahun penjara.

Sidang putusan terhadap terdakwa kasus suami bunuh Istri Eko Supardi digelar secara virtual di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Kepahiang, Rabu (14/9/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved