Warga Kota Bengkulu Tertimbun Longsor

Warga Kota Bengkulu Tertimbun Longsor Saat Sedang Bekerja, Begini Kesaksian Rekan Kerja Korban

Seorang warga, Imam Jauhari tertimbun longsor saat tengah mengerjakan pondasi bangunan di Tapak Jedah, Jalan Jenggalu, Lingkar Barat, Kota Bengkulu, R

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Warga Kota Bengkulu tertimbun longsor saat sedang bekerja ketika berhasil dievakuasi tim Damkar Kota Bengkulu dan warga, Rabu (14/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang warga, Imam Jauhari tertimbun longsor saat tengah mengerjakan pondasi bangunan di Tapak Jedah, Jalan Jenggalu, Lingkar Barat, Kota Bengkulu, Rabu (14/9/2022) sore.


Saksi mata sekaligus rekan korban, Abadi mengatakan, mereka sedang mengerjakan siring untuk pondasi bangunan, dengan jumlah pekerja 4 orang


Saat kejadian, hanya ada 2 orang yang bekerja, yaitu korban dan 1 rekan lainnya. Saksi dan 1 lainnya sedang berada di bagian depan bangunan.


Kemudian, sekitar pukul 16.48 WIB, saksi melihat ke belakang, dan melihat korban dan 1 pekerja lainnya sudah tertimbun longsoran.


"Akhirnya kami minta bantuan dari Dinas Damkar," kata Abadi kepada TribunBengkulu.com.


Saat ditemukan, posisi terparah dialami oleh korban Imam, dengan setengah badan tertimbun material longsor. Sementara, bagian kaki terjepit batu.


"Dia juga sesak napas," ujar dia.


Upaya penyelamatan sendiri berlangsung dramatis. Petugas penyelamat dari Damkar Kota Bengkulu harus berhati-hati dalam melakukan penggalian untuk menyelamatkan korban, supaya tidak menimbulkan longsoran baru.


Apalagi, korban sudah lemas, dan kakinya sudah tak bisa lagi dirasakan.


Setelah melakukan upaya penyelamatan sekitar setengah jam, sekitar pukul 17.33 WIB, korban akhirnya bisa diselamatkan. Saat itu, korban terlihat sudah sangat lemas.


Kadis Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah mengatakan saat diselamatkan, tidak ada tanda-tanda luka luar di tubuh korban.


"Namun kalau luka dalam atau patah tulang, kita belum tahu. Korban akan mendapatkan perawatan dulu di rumah sakit," kata dia.
 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved