Bacaan Doa Mandi Wajib Setelah Haid dan Berhubungan dengan Suami, yang Sudah Menikah Wajib Tahu

Bersuci, terutama untuk menghilangkan hadas besar sangat penting, yaitu setelah ibu haid dan berhubungan badan dengan suaminya. Dalam ajaran Islam, wa

Penulis: Achmad Fadian | Editor: M Arif Hidayat
TribunBengkulu.com
Jangan sampai anda tak tau, bacaan dan tata cara mandi wajib setelah Haid, dan berhubungan seks suami istri, ini bacaannya. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bersuci, terutama untuk menghilangkan hadas besar sangat penting, yaitu setelah ibu haid dan berhubungan badan dengan suaminya. Dalam ajaran Islam, wajib bersuci setelah berhubungan seks, serta setelah selesai haid. 

Berhubungan seks dan haid termasuk hadas besar, sehingga perlu disucikan dengan mandi wajib atau mandi junub. Kondisi seseorang disebut junub, yaitu ketika orang tersebut mengalami salah satu dari dua hal. Yang pertama adalah keluarnya sperma dari alat kelamin pria dan wanita. Kedua, yaitu saat berhubungan seks meski tidak mengeluarkan air mani.

Berbicara tentang mandi junub, ini sangat penting untuk dilakukan. Karena mandi junub ini berkaitan dengan ibadah lainnya, baik fardhu maupun sunnah.

Dalam keadaan junub, seseorang dilarang sholat, tinggal di masjid, tawaf, membaca Al-Qur`an, menyentuh mushaf, dan sebagainya. Untuk menghilangkan hadas besar, wajib melakukan mandi junub terlebih dahulu dengan benar. Berikut prosedurnya:

Pertama, membaca niat terlebih dahulu. Niatnya adalah sebagai berikut:

"Nawaitul ghusla liraf`il hadatsil akbari minal janabati fardhu lillahi ta`ala."

Artinya: Saya niat mandi untuk mengeluarkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah ta`ala.

Sedangkan bagi ibu-ibu yang ingin mandi wajib setelah selesai haid, berikut niat yang bisa dibaca :

"Nawaitul ghusla liraf`il hadatsilhadiil lillahi ta`ala"

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk mensucikan hadat-hadis utama dari haid karena Allah ta`ala.

Mengenai mandi junub, terutama yang berhubungan dengan hubungan seks, di Madzhab Syafi`i, niatnya dibacakan bersamaan dengan percikan air pertama kali ke badan. Kemudian, lanjutkan dengan menyiram seluruh bagian luar tubuh, termasuk rambut dan bulunya. Pastikan Anda melakukannya dengan benar agar mandi junubnya halal.

Selain orang dewasa, hal seperti ini juga harus dikenalkan pada anak usia dini. Sebelumnya simak dulu tips memberikan pendidikan seks pada anak.

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menyiramkan air ke seluruh tubuhnya termasuk akar rambut, sela-sela jari dan sejenisnya, dengan maksud membersihkan diri dari janabah.

Cara lainnya seperti yang biasa dilakukan Nabi Muhammad. Pertama, basuh alat kelamin, lalu berwudhu seperti biasa sebelum shalat. Setelah itu, tuangkan air ke kepala sebanyak tiga kali agar air sampai ke akar rambut. Selanjutnya, tuangkan air ke seluruh tubuh dan terakhir cuci kaki.

Mencuci rambut saja tidak cukup untuk mandi junub. Karena dalam mandi junub, air yang disiramkan harus sampai ke kulit kepala.

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved