Kasus Suami Bacok Istri di Kaur Diduga Dipicu Akibat Persoalan Ekonomi, Pasutri Ini Sering Ribut

Tersangka kasus KDRT, dimana suami bacok istri di Kaur menjalani pemeriksaan di unit PPA Sat Reskrim Polres Kaur. Dari hasil pemeriksaan, perbuatan

Ho TribunBengkulu.com
Ilustrasi, pemeriksaan kasus suami bacok istri di Kaur diduga dipicu dari persoalan ekonomi 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tersangka kasus KDRT, dimana suami bacok istri di Kaur menjalani pemeriksaan di unit PPA Sat Reskrim Polres Kaur. Dari hasil pemeriksaan, perbuatan PS (28) yang membacok istrinya sendiri dipicu karena persoalan ekonomi.

Proses pemeriksaan kian masih dilakukan Unit PPA. Hal tersebut diakui oleh, PLH Kasat Reskrim Polres Kaur, Ipda M. Rofikun.

"Masih diperiksa sampai kini. Keterangan awal yang diterima pelaku dan korban diduga akibat perkara ekonomi. Perkelahian terjadi bukan sekali ini saja, tetapi memang sudah kerap terjadi," kata Rofikun kepada tribunbengkulu.com, Jumat (16/9/2022) malam.

Selanjutnya, jika ada informasi terbaru terkait perkembangan perkara yang tengah ditanganinya saat ini akan segera disampaikan kembali.

Baca juga: Breaking News: Suami Bacok Istri di Kaur, Pelaku Diamankan Polsek Muara Sahung

Baca juga: Ferdy Sambo Melawan, Sebut Tak Ikut Menembak dan Sebut Adanya Pelecehan Seksual di Kasus Brigadir J

Baca juga: Kasus Suami Bacok Istri di Kaur Ditangani Unit PPA Polres Kaur, Pelaku Masih Diperiksa

Kasus suami bacok istri ini terjadi di Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur pada Jumat siang (16/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dapur rumah.

Pelaku KDRT inisial PS (28), suami bacok istri ini pun sudah diamankan di Polsek Muara Sahung untuk diproses lebih lanjut. 

"Saat ini pelaku sudah diamankan oleh Polsek Muara Sahung," ungkap Kapolres Kaur, AKBP Dwi Agung Setyono, kepada TribunBengkulu.com, Jumat (16/9/2022).

Bagaimana kronologi kejadian KDRT ini? Sebelum peristiwa suami bacok istri ini, keduanya sempat terlibat pertengkaran yang ditenggarai sang istri tidak membuka warung di rumah mereka.

Pasangan suami istri memang berprofesi sebagai pedagang sayuran di rumah. Di mana pelaku biasanya membeli bahan sayur mayur di pasar lalu dijual kembali di rumah.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved