Kembalikan Kejayaan Jeruk RGL Rejang Lebong, BPTP Bengkulu Gelar Bimtek Penerapan GAP

BPTP Balitbangtan Bengkulu telah melaksanakan Bimbingan Teknis Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya tanaman jeruk.

Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
BPTP Balitbangtan Bengkulu telah melaksanakan Bimtek Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya tanaman jeruk. 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Bengkulu telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya Tanaman Jeruk.

Bimtek GAP Budidaya Tanaman Jeruk ini merupakan rangkaian dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya di Kabupaten Rejang Lebong.

Bimtek GAP Budidaya Tanaman Jeruk yang dilakukan secara offline dan online ini menggunakan aplikasi zoom bertempat di Aula pertemuan Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Kabupaten Lebong.

Sebagai pesertanya yakni petani jeruk dan petugas terkait sebanyak 50 orang yang hadir secara offline dan 26 orang hadir secara online.

Acara dibuka oleh langsung Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong Hedi Parindo SE.

“Saat ini petani yang membudidayakan jeruk RGL tinggal 60 orang menurun jauh dari semula 200-an petani,” kata Hedi Parindo SE.

Bimtek GAP2 16 Sep
Bimtek GAP Budidaya Tanaman Jeruk yang dilakukan secara offline dan online ini menggunakan aplikasi zoom bertempat di Aula pertemuan Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Kabupaten Lebong.

Narasumber ahli pada kegiatan ini adalah Dwi Agung Susanto SP.

Dalam penyampaian materinya yang disampaikan oleh Koordinator Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Tlekung Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan buah Subtropika (Balitjestro) Litbang Kementerian Pertanian.

Berbagai pertanyaan secara antusias disampaikan oleh peserta. Salah satunya adalah petani jeruk Cahyo Gunarso yang bertanya perihal tumpang sari jeruk dan tanaman kopi.

“Jeruk harus ditanam dengan teknologi yang tepat dari mulai memilih bibit, cara tanam, memupuk, pemangkasan hingga cara panen supaya hasil produksi maksimal,” kata Dwi Agung.

Hadir juga sebagai narasumber dari Pemerintah Kabupaten Lebong yaitu Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Lebong Hedi Parindo SE, yang menyampaikan materi kebijakan program dan kegiatan pengembangan hortikultura Kabupaten Lebong.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Jimi Tri Susilo SST.Pi yang menyampaikan materi kelembagaan petani dalam mendukung peningkatan produksi jeruk.

Sesi terakhir dari BIMTEK adalah praktek pembuatan pupuk cair eco enzyme dari buah jeruk yang gugur.

Praktik dibimbing oleh Kusmeadinata SP MP dan petani jeruk andalan Erson.

Hasil dari eco enzyme bisa diaplikasikan ke tanaman jeruk dan tanaman pertanian lainnya.

Baca juga: H-1 Festival Durian #1 di Bengkulu Tengah, 1.000 Durian Mulai Berdatangan ke Lokasi

Baca juga: Kuota Pertalite di Bengkulu Hampir Habis, Ternyata Ini Biang Keroknya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved