Mobil Bantuan KKP di Bengkulu Selatan Digunakan Antar Durian ke Rumah Artis Raffi Ahmad

Akibat nekat mengangkut durian untuk diantar ke rumah artis Raffi Ahmad, mobil berpendingan bantuan dari KKP RI di Bengkulu Selatan ditarik

Ahmad Sendy /TribunBengkulu.Com
Kepala Perikanan Bengkulu Selatan, Santono membenarkan, penarikan mobil bantuan KKP RI di Bengkulu Selatan lantaran tidak sesuai peruntukan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Akibat nekat mengangkut durian untuk diantar ke rumah artis Raffi Ahmad dan untuk hal lain, mobil berpendingan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Bengkulu Selatan akhirnya ditarik.

KKP RI menyalurkan bantuan mobil berpendingin bantuan KKP tersebut ke Koperasi Mutiara Selatan Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal ini untuk membantu para nelayan di sana memasarkan hasil tangkapannya ke luar daerah. Namun, lantaran tidak digunakan sesuai peruntukan, mobil bantuan KKP RI itu pun lalu ditarik.

Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Selatan, Santono, membenarkan, penarikan mobil bantuan KKP lantaran pihak Koperasi Mutiara Selatan kedapatan menggunakan mobil berpendingin tidak sesuai peruntukan.

Parahnya lagi, mereka sudah dua kali kedapatan menggunakan mobil itu untuk hal lain. Pertama mobil bantuan tersebut kedapatan membawa durian ke Jakarta Selatan untuk diantar ke rumah salah satu artis terkenal yaitu Raffi Ahmad.

Saat itu, pihak koperasi baru mendapatkan peringatan dari KKP RI. "Pihak Koperasi Mutiara Selatan wajib mengirimkan video setiap perjalanan mobil tersebut," ungkap Santono kepada TribunBengkulu.com, Jumat (16/9/2022).

Sayangnya, pada akhir Agustus 2022 lalu, pihak Koperasi Mutiara Selatan kembali kedapatan menggunakan mobil itu untuk hal lain. Oleh karena itulah, pihak KKP RI terpaksa harus menarik mobil berpendingin tersebut.

Dengan adanya kejadian, kata Santono, menjadi pembelajaran bagi para kelompok koperasi lainnya.

Khususnya yang memiliki bantuan kendaraan berpendingin tersebut agar menggunakan mobil bantuan sesuai dengan peruntukannya.

Informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, saat ini memang status mobil tersebut sudah ditarik oleh KKP RI.

Namun, mobil tersebut tetap berada di Provinsi Bengkulu, dan provinsi berwenang untuk menentukan koperasi mana yang akan menerima bantuan mobil KKP RI itu.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Kabupaten Kaur Naik, Tertinggi di Pabrik Rp 1.730 per Kilogram

Baca juga: Kepergok Isi BBM Berulangkali, Penggunjal Pertalite di Bengkulu Selatan Ditangkap Polisi yang Nyamar


 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved