Oknum Guru Rejang Lebong Jadi Mucikari

Sebelum 'Dijual' ke Pria Hidung Belang, Oknum Guru di Rejang Lebong Setubuhi Korban Sebanyak 3 Kali

Bahkan, pelaku tak tanggung-tanggung menyetubuhi korban sebanyak 3 kali sebelum korban dijual ke lelaki hidung belang.

HO Polres Rejang Lebong
Kedua pelaku SA (Kiri) dan TA (Kanan) saat dibawa oleh anggota polisi dalam konferensi pers, terkait kasus prostitusi anak dibawah umur, di Mapolres Rejang Lebong, pada Jumat (16/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Sebelum menjual korban ke pria hidung belang, oknum Guru SD di Rejang Lebong yang menjadi mucikari sempat menyetubuhi korban.

Bahkan, pelaku tak tanggung-tanggung menyetubuhi korban sebanyak 3 kali sebelum korban dijual ke lelaki hidung belang.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Rejang Lebong terhadap pelaku SA warga Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong.

Baca juga: BREAKING NEWS: Oknum Guru di Rejang Lebong Jadi Mucikari Prostitusi Anak di Bawah Umur

Pelaku SA sndiri saat ini telah diamankan polisi, lantaran menjadi mucikari terhadap anak dibawah umur yang berusia 12 tahun, pada Kamis (15/9/2022) malam.

Selain itu polisi juga mengankan satu orang pengguna jasa berinisial TA (55) warga Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong.

"Aksi pelaku ini bermula pada April 2022 lalu atau sekitar 4 bulan yang lalu, pelaku SA juga sudah menyetubuhi korban sebanyak 3 kali," ujar Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Sampson Sosa Hutapea, saat konferensi pers di Mapolres Rejang Lebong, pada Jum'at (16/9/2022) siang.

Selain itu, polisi yang juga mangamankan pria paruh baya berinisial TA, yang menggunakan jasa prostitusi terhadap anak dibawah umur atau korban itu.

Baca juga: Breaking News: Suami Bacok Istri di Kaur, Pelaku Diamankan Polsek Muara Sahung

Pelaku TA merupakan pelanggan setia yang menggunakan jasa prostitusi anak dibawah umur tersebut.

"Sebelumnya juga pelaku TA sudah menggunakan jasa tersebut 2 kali, yang terakhir pelaku membayar uang sebesar Rp 120.000," tuturnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved