Dishub Pastikan Belum Ada Pembahasan Kenaikan Tarif Angkutan AKDP di Provinsi Bengkulu

TRIBUNBENGKULU.COM,BENGKULU - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu memastikan belum ada pembahasan terkait dengan kenaikan tarif angkutan khus

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Beta Misutra/Tribunbengkulu.com
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu memastikan belum ada pembahasan terkait dengan kenaikan tarif angkutan khusus angkutan Antar Kabupaten Dalam Provinsi (AKDP). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra.

TRIBUNBENGKULU.COM,BENGKULU - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu memastikan belum ada pembahasan terkait dengan kenaikan tarif angkutan khusus angkutan Antar Kabupaten Dalam Provinsi (AKDP).

 

Meskipun kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah berlangsung sejak 14 hari yang lalu, yaitu 3 September 2022.

 

Dimana harga Pertalite naik dari harga Rp 8.000 menjadi Rp 10.000, harga Biosolar dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 dan harga Pertamax dari Rp 13.000 menjadi Rp 15.200.

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak: Ada Petinggi Polri yang Takut Kepada Ferdy Sambo, dari Komjen hingga Brigjen

Baca juga: Meski Sudah Berbaju Oranye, Ferdy Sambo Diduga Masih Punya Power, Siapa Sosok Jadi Pelindungnya?

Baca juga: Peringati Hari Perhubungan Nasional, Ini Harapan Pemerintah Provinsi Bengkulu

 

"Kalau bicara Provinsi wewenang Provinsi ini hanya sebatas Angkutan Antar Kabupaten Dalam Provinsi. Sampai dengan saat ini kita masih belum menetapkan terkait dengan kenaikan tarif angkutan," ungkap Kepala Dishub Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Suprabudi usai mengikuti peringatan Hari Perhubungan Nasional, Sabtu (17/9/2022).

 

Termasuk juga Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bengkulu sampai saat ini juga masih belum ada mengusulkan kenaikan tarif angkutan AKDP kepada Dishub Provinsi Bengkulu.

Halaman
123
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved