Oknum Guru di Rejang Lebong Jadi Mucikari, Iqbal Bastari: Pelaku Tak Pantas Disebut Guru

Dewan Pendidikan Provinsi Bengkulu, Iqbal Bastari turut menanggapi peristiwa oknum guru sekolah dasar (SD) yang tega menjual anak berusia 12 Tahun. 

Ho TribunBengkulu.com
Dewan Pendidikan Provinsi Bengkulu, Iqbal Bastari menyayangkan adanya oknum guru SD di Rejang Lebong yang diduga menjadi mucikari, menurutnya tersangka tidak pantas disebut sebagai seorang guru 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Dewan Pendidikan Provinsi Bengkulu, Iqbal Bastari turut menanggapi peristiwa oknum guru sekolah dasar (SD) yang tega menjual anak berusia 12 Tahun. 


Menurut Iqbal, oknum guru seperti itu tak bisa dibilang sebagai guru, karena guru merupakan sosok orang yang bisa diteladani. 


Guru tak hanya sebatas mengajarkan baca maupun menulis, guru juga merupakan contoh yang dapat di teladani mulai dari sikap prilaku ataupun pola pikiranya. 


"Kalau oknum itu dalam tanda kutip melakukan hal yang di luar kewajaran, menurut saya tidak pantas di bilang guru pantasnya tukang ngajar," tuturnya saat dihubungi oleh Tribunbengkulu.com, pada Sabtu (17/9/2022). 

Baca juga: Oknum Guru SD di Rejang Lebong yang Tega Jual Anak di Bawah Umur Terancam 10 Tahun Penjara

Baca juga: Meski Sudah Berbaju Oranye, Ferdy Sambo Diduga Masih Punya Power, Siapa Sosok Jadi Pelindungnya?

 


Lanjut, Mantan Bupati Rejang Lebong ini, juga menyesali tindakkan pelaku SA itu, yang telah mencoreng dunia pendidikan di Bengkulu khususnya di Kabupaten Rejang Lebong


Ia sangat menyesal dan kecewa atas kejadian itu, dirinya tak mencari salah ataupun siapa yang benar, namun setiap hari Senin guru selalu mendapatkan arahan dari Kepala Sekolahnya ataupun dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 


"Itu kan oknum yang tak menghayati tugas dan fungsi pokok guru, yang bukan hanya sekedar mendidik namun juga memberikan keteladanan," ucapnya. 


Lebih lanjut, bukan hanya dirinya yang kecewa dengan kejadian ini, menurutnya khalayak banyak pasti kecewa dengan peristiwa tersebut. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved