Oknum Guru di Rejang Lebong Jadi Mucikari, Iqbal Bastari: Pelaku Tak Pantas Disebut Guru

Dewan Pendidikan Provinsi Bengkulu, Iqbal Bastari turut menanggapi peristiwa oknum guru sekolah dasar (SD) yang tega menjual anak berusia 12 Tahun. 

Ho TribunBengkulu.com
Dewan Pendidikan Provinsi Bengkulu, Iqbal Bastari menyayangkan adanya oknum guru SD di Rejang Lebong yang diduga menjadi mucikari, menurutnya tersangka tidak pantas disebut sebagai seorang guru 


Sebelumnya, SA diamankan Tim 45 Satreskrim Polres Rejang Lebong, bersama dengan pelaku TA (55) di salah satu rumah milik pelaku SA di Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong


SA dan TA yang juga merupakan pengguna jasa prostitusi itu, dijerat pasal 761 Jo pasal 88 Undangan-Undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undan-Undang No 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak.


"Ancaman pidananya 10 tahun dan denda paling banyak Rp 200 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Sampson Sosa Hutapea. 


Frustasi Karena Mantan Istri Menikah Lagi


Pengakuan SA (54) oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Rejang Lebong yang menjadi mucikari prostitusi anak di bawah umur, lantaran sakit hati bercerai dan ditinggal mantan istri menikah lagi.


Oknum guru SD itu tega menjual anak berusia 12 tahun kepada pria hidung belang ini mengaku dirinya sakit hati terhadap mantan istrinya.


"Gejolak rumah tangga, mantan istri saya baru menikah lagi setelah bercerai dengan saya," ujar SA, pada Jumat (16/9/2022).


Pelaku mengungkapkan, korban dan dirinya ini tak memiliki ikatan keluarga dan baru berkenalan.


Menurutnya, korban juga bukan siswa sekolah tempat SA mengajar dan korban sendiri sudah putus sekolah.


''Korban datang sendiri ke pada saya, karena mendengar saya membuka prostitusi, dengan tarif termahal Rp 150.000 siapa saja yang datang kerumah. Nanti uang Rp 100.000 untuk korban dan Rp 50.000 untuk sewa tempat rumah saya,'' tuturnya


Tawarkan Korban ke Pria Hidung Belang


Oknum guru Sekolah Dasar (SD) SA di Rejang Lebong yang menjadi mucikari anak di bawah umur, menawarkan korban ke pria hidung belang di rumah pelaku. 


Dalam menjalani aksi bejatnya, pelaku menggunakan rumahnya yang berada di Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong untuk menawakan korban.


Bahkan, pelaku menyediakan kamar di rumahnya tersebut untuk pelanggan atau pengguna jasa prostitusi yang ia jalani.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved