Upaya Banding Ferdy Sambo Atas Pemecatannya dari Anggota Polri Diprediksi Ditolak

TRIBUNBENGKULU.COM - Dua eks Kabareskrim satu suara perihal prediksi upaya banding yang dilakukan Ferdy Sambo.

Editor: M Arif Hidayat
Tribunnews.com
Eks Kabareskrim Ito Sumardi dan Susno Duadji satu suara, mereka prediksi upaya banding yang diajukan Ferdy Sambo bakal ditolak. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Dua eks Kabareskrim satu suara perihal prediksi upaya banding yang dilakukan Ferdy Sambo.

Adalah Ito Sumardi dan Susno Duadji, keduanya memprediksi kecil kemungkinan upaya banding yang dilakukan Ferdy Sambo terkait putusan PTDH sebagai anggota Polri dikabulkan.


Ferdy Sambo akan menjalani sidang banding pekan depan. Upaya banding tersangka pembunuhan berencana Brigadir J mereka prediksi pasti ditolak.


Eks Kabareskrim Polri Komjen Pol (purn) Ito Sumardi menilai ada beberapa pertimbangan kenapa dia prediksi upaya banding pemecatan Ferdy Sambo tak akan dikabulkan oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP).


Pertama tentu soal dugaan pidana yang disangkakan pada Ferdy Sambo dalam kasus tewasnya Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ini ancamannya dinilai cukup berat.

Selain sangkaan pembunuhan berencana, Ferdy Sambo juga dijerat pasal 221 KUHP tentang obstruction of justice atau merintangi proses hukum.

"Jadi kalau menurut pendapat saya, pertimbangannya pertama, dari sanksi hukuman yang diduga dikenakan pada yang bersangkutan cukup berat," kata Ito dalam acara Kompas Malam KompasTv, yang dikutip Sabtu (17/9/2022).

Kemudian pertimbangan lain yang membuat upaya banding Ferdy Sambo kecil kemungkinan dikabulkan, yakni mengenai tanggapan masyarakat terhadap kasus ini.

Menurutnya, saat ini mungkin bukan hanya masyarakat Indonesia, di luar Indonesia pun juga banyak menanyakan kasus ini.

Sehingga, dengan pengawalan publik yang cukup kuat tersebut juga akan menjadi pertimbangan KKEP.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved