Antrean Truk Masih Mengular di SPBU Kota Bengkulu, Sopir Antre 6 Jam Minta Pemerintah Tambah Kuota

Antrean truk untuk mengisi BBM jenis bio solar masih terjadi di SPBU yang ada di Kota Bengkulu

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Antrean truk di salah satu SPBU Kota Bengkulu, Minggu (18/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Antrean truk untuk mengisi BBM jenis bio solar masih terjadi di SPBU yang ada di Kota Bengkulu. Salah satunya terpantau di SPBU Air Sebakul, Minggu (18/9/2022) siang.

Di SPBU ini, antrean truk yang terdiri dari truk bak kayu ini terlihat mengular hingga 300 meter dari gerbang masuk SPBU

Salah satu sopir, Seno mengatakan antrean ini bisa memakan waktu selama 6 jam. Dia mengatakan batas waktunya adalah pukul 15.00 WIB sore nanti.

"Kalau jam 15.00 WIB belum dapat jatah, berarti solar sudah habis. Inapkan mobil, atau ulang lagi antre besok," kata Seno kepada TribunBengkulu.com, Minggu (18/9/2022).

Sopir sendiri mengatakan mereka bingung mengapa masih susah untuk mendapatkan BBM jenis biosolar. Apalagi, truk batu bara sudah beralih menggunakan solar jenis dex.

"Harganya juga sudah naik menjadi Rp 6.800, per liter. Tapi kami masih susah dapat," ujar Seno.

Sopir lain, Roni, juga mengeluhkan hal yang sama. Saat ditanyakan ke pihak SPBU, jawaban yang didapat adalah kuota SPBU hanya 8 ton per hari.

"Makanya, kami minta pemerintah, karena harganya sudah mahal, tambahlah kuota biosolar ini. Minimal di setiap SPBU 16 ton," ungkap Roni.

Seno dan Roni membawa truk dengan bak kayu. Mereka mengaku sopir lintas, yang membawa sembako, pasir, dan barang lainnya.

Selain antrean truk mengisi solar, di SPBU yang sama, juga terpantau antrean kendaraan roda 2 atau sepeda motor untuk mengisi pertalite.

Hanya saja, antrean sepeda motor ini tidak terlalu panjang, dan masih berada di lingkungan SPBU.

Baca juga: Penggunjal Ditangkap, Antrean di SPBU Bengkulu Selatan Normal, Warga Tak Perlu Berjam-Jam Dapat BBM

Baca juga: Meski Harga Eceran Pertalite di Kota Bengkulu Rp 13 Ribu, Warga Pilih Beli Eceran Dibanding Pertamax

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved