Lama Putus Total, Jalan Akses warga di Sumur Dewa Kota Bengkulu Mulai Diperbaiki

Jalan Sumur Dewa, Kota Bengkulu yang putus total sejak November 2021 lalu kini sudah mulai diperbaiki.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Jalan akses warga di Sumur Dewa Kota Bengkulu yang putus total sejak November 2021, pada Minggu (18/9/2022) berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com dilapangan mulai diperbaiki. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Jalan Sumur Dewa, Kota Bengkulu yang putus total sejak November 2021 lalu kini sudah mulai diperbaiki.

Pantauan TribunBengkulu.com, Minggu (18/9/2022), pengerjaan jembatan di atas sungai kecil yang putus akibat penyebab longsor itu saat ini sudah selesai.

Bahkan, saat ini bagian atas jalan, tanah timbunan juga telah diletakkan diatas jembatan yang dibangun sebelumnya.

Baca juga: Jalan Rusak Akibat Perusahaan di Bengkulu Utara, Polda Bengkulu: Jika Disengaja Akan Dipidana

Pengerjaan kini difokuskan untuk membangun penahan tebing di dua sisi sungai.

Ini bertujuan untuk mencegah longsor seperti kejadian sebelumnya.

Pekerjan sendiri masih terus berkerja. Material seperti semen, batu, dan pasir juga tampak tertumpuk di lokasi.

Baca juga: Harga Jagung Anjlok, Petani di Kaur Menjerit Lantaran Harga Jual Tak Sebanding

Jembatan atau Jalan Sumur Dewa ini putus pada November 2021 lalu. Saat itu, hujan lebat membuat tanah di sekitarnya longsor, memutus jalan dan membuat jurang dengan kedalaman 5 hingga 6 meter.

Akibatnya, jalan putus total dna tak bisa dilewati mobil, sepeda motor, atau bahkan berjalan kaki.

Jalan ini sendiri menghubungkan antara Jalan Hibrida XII menuju Jalan Raden Fatah, tepatnya tembus di samping Balai Rehabilitasi Dharma Guna Bengkulu, atau sebaliknya.

Baca juga: Harga BBM Naik, Aliando Bengkulu: Bagi Taksi Online, Tarif Sekarang Tak Mencukupi

Salah satu warga, Duta Gunawan (27 tahun) mengatakan Jalan Sumur Dewa ini menjadi akses masyarakat di sekitarnya untuk bepergian.

''Selama jalan putus, warga harus memutar untuk berpergian, baik memutar ke Jalan Hibrida Raya, ataupun di Jalan Padat Karya'' ungkapnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved