Penggunjal Ditangkap, Antrean di SPBU Bengkulu Selatan Normal, Warga Tak Perlu Berjam-Jam Dapat BBM

Antrean di sejumlah SPBU Bengkulu Selatan kembali normal setelah polisi sempat mengamankan salah satu penggunjal BBM subsidi.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Bengkulu Selatan terpantau sepi dan sudah kembali normal, Minggu (18/9/2022) setelah polisi mengamankan seorang pengunjal BBM bersubsidi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN -  Antrean di sejumlah SPBU Bengkulu Selatan kembali normal setelah polisi sempat mengamankan salah satu penggunjal BBM subsidi.

Penggunjal BBM inisial Ep (38) ini kepergok polisi menyamar mengisi BBM berulang kali di SPBU Tanjung Raman Kecamatan Manna pada Jumat (18/9/2022).

Dari pantauan TribunBengkulu.com, Minggu (18/9/2022), antrean mobil yang mengisi BBM jenis pertalite di SPBU Ibul, SPBU Kota Medan dan SPBU Tanjung Raman, terpantau sepi.

Hanya ada beberapa kendaraan yang antre. Pemandangan itu sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya.

Biasanya puluhan mobil berjejer antre untuk membeli pertalite hingga menyebabkan antrean mencapai ratusan meter bahkan mencapai 1 kilometer lebih.

Sepinya antrean mobil yang membeli pertalite di SPBU disambut positif masyarakat. Warga yang hendak membeli Pertalite di SPBU bersyukur karena tidak perlu antre berjam-jam.

“Kalau seperti ini enak membeli pertalite di SPBU, tidak antre lama seperti biasanya. Bahkan kami tidak harus berjam-jam lagi untuk mendapatkan BBM,” ungkap Wira kepada TribunBengkulu.com, Minggu (18/9/2022).

Ia berharap kondisi normal pembelian pertalite di SPBU berlangsung lama. Masyarakat tidak susah lagi untuk membeli pertalite.

Ia juga berharap pertalite dijual kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan untuk pemakaian kendaraan pribadi, bukan untuk kepentingan bisnis.

Kasat Reskrim, Iptu Fajri Chaniago, mengingatkan masyarakat agar tidak coba-coba untuk menimbun atau menggunakan BBM subsidi untuk kepentingan bisnis. Mereka akan mengambil tindakan tegas.

“Kami tetap melakukan pengawasan dan pengintaian di SPBU. Kalau masih ada yang antre berulang-ulang di SPBU dan menggunakan BBM subsidi untuk kepentingan bisnis, akan ditindak tegas, diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Fajri kepada TribunBengkulu.com, Minggu (18/9/2022).

Polres Bengkulu Selatan terus memperketat pengawasan penjualan BBM subsidi di SPBU. Personel disiagakan 24 jam di SPBU untuk memantau proses penjualan dengan menggunakan pakai dinas langsunh.

Polisi berpakaian preman juga disebar di sejumlah lokasi untuk mengintai kemungkinan masih ada penggunjal yang masih beraksi.

Baca juga: Petani Sawit Mulai Sumringah, 4 PKS di Bengkulu Selatan dan Kaur Kompak Naikan Harga TBS Sawit

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bengkulu Hari Ini Minggu 18 September 2022, BMKG: Waspada Potensi Hujan 

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved