Ayah di Bengkulu Aniaya Anak Kandung

Ayah Kandung di Bengkulu Aniaya Balita Berusia 2 tahun Terancam 7 Tahun Penjara

Kasatreskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau menjelaskan, DAR saat ini masih berada di Mapolres Bengkulu dan masih didalami oleh pihak penyidik.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
DAR (32) ayah kandung yang tega memukul anaknya sendiri saat diamankan pihak kepolisian, Minggu (18/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - DAR (32) warga Kota Bengkulu yang diamankan Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (18/9/2022) lantaran memukul kelamin anaknya yang baru berumur 2 tahun hingga bengkak terancam 7 tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau menjelaskan, DAR saat ini masih berada di Mapolres Bengkulu dan masih didalami oleh pihak penyidik.

"Terhadap tersangka kita kenakan pasal 44 ayat 1 UU nomor 23 Tahun 2004 terang Penghapusan KDRT dan pasal 80 ayat 1 juncto pasal 76C sub pasal 80 ayat 4 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ujar Malau, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Ayah Kandung di Bengkulu Aniaya Balita Perempuan Usia 2 Tahun

Menurutnya, DAR yang telah resmi ditetapkan jadi tersangka tersebut, terancam kurungan penjara paling lama 7 tahun.

"Dari hasil visum ditemukan juga bekas luka di beberapa bagian tubuh korban, tapi masih kita dalami lagi dan masih dalam proses pengembangan," kata Kasatreskrim.

Dugaan Penyebab Penganiayaan

Pihak keluarga tersangka DAR (32) yang menganiaya anak kandungnya hingga alat vital anak kandungnya mengalami pembengkakan menceritakan perihal penyebab pemukulan tersebut terjadi.

Kepada TribunBengkulu.com, kakak kandung DAR menjelaskan, saat kejadian dirinya menduga DAR sedang dilanda kekalutan dan emosi yang tidak stabil.

"Kalau alasan pastinya saya tidak tahu, tapi mungkin karena kondisi istrinya sedang hamil muda, terus ada juga beban pekerjaan. Ditambah mungkin anaknya ini lagi rewel butuh perhatian dari ayahnya, jadi adik saya ini terpancing emosinya," ujar De (47) kakak kandung tersangka saat ditemui di kediamannya, Senin (19/9/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved