Jembatan Putus di Bengkulu Utara

Breaking News: 34 KK Terisolir Akibat Jembatan Putus di Desa Gembung Raya Bengkulu Utara

Tercatat ada 34 KK yang terisolir akibat jembatan putus yang melanda Desa Gembung Raya Kecamatan Pinang Raya, Bengkulu Utara, Minggu (18/9/20) sore.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Akibat jembatan putus di Desa Gembung Raya Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu (18/9/2022) sore kemarin, 34 KK terisolir. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tercatat ada 34 KK yang terisolir akibat jembatan putus di Desa Gembung Raya Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu (18/9/2022) sore.

Terpantau, detik-detik jembatan putus di Desa Gembung Raya terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan sempat terekam oleh video salah satu warga.

Dalam video tersebut tampak satu persatu tali penyangga jembatan gantung putus akibat derasnya arus sungai.

Dari data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, selain jembatan putus, ada 2 rumah yang terendam banjir.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini," ungkap Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah.

Kejadian jembatan putus dan banjir sendiri terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Bengkulu Utara dan sekitarnya selama 2 hari berturut-turut.

Hal ini mengakibatkan meluapnya air Sungai Gembung dan mengakibatkan putusnya jembatan gantung yang menjadi akses warga Gembung Raya terputus.

"Jembatan yang terputus sendiri panjangnya kurang lebih sekitar 20 meter, kondisi jembatan sudah hanyut terbawa arus sungai," kata Khristian.

Jembatan gantung yang terputus sendiri diketahui merupakan akses keluar masuk warga Dusun 3 Desa Gembung menuju pusat desa.

Sebagai tindak lanjut dari kejadian ini, saat ini BPBD Kabupaten Bengkulu Utara telah berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk menangani keterisolasian warga di Dusun 3 Desa Gembung tersebut.

Di antaranya seperti Dinas PUPR Bengkulu Utara, Pemerintah Desa Gembung Raya, pihak Kecamatan Pinang Raya Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

"Dari laporan terakhir yang kita terima warga yang ada di Dusun 3 sampai saat ini masih terisolir akibat putusnya jembatan tersebut," kata Khristian.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bengkulu Hari Ini 19 September 2022: Berpotensi Hujan Lebat Siang dan Sore Hari

Baca juga: Ibu Muda di Lebong Tewas Tak Wajar, Suami Kabur Usai Turunkan Istri dari Langit-langit Dapur

 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved