Gegara Rebutan Pemandu Lagu, Pemuda di Bengkulu Selatan Ditahan dan Satu Wajib Lapor

Gara-gara rebutan pemandu lagu (PL) di salah satu tempat karaoke, seorang pemuda di Bengkulu ditahan dan dikenakan wajib lapor.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Seorang saksi saat dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan gara-gara rebutan pemandu lagu di Bengkulu Selatan, Senin (12/9/2022) lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Gara-gara rebutan pemandu lagu (PL) di salah satu tempat karaoke, seorang pemuda di Bengkulu ditahan dan dikenakan wajib lapor.

Kedua pelaku yakni Ak (28) dan Aw (16) warga Kecamatan Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan yang melakukan pemukulan terhadap GR (26) warga kelurahan Ibul yang dipicu rebutan PL.

Baca juga: Tak Bisa Mengisi Solar Subsidi, Puluhan Sopir Dump Truk Datangi Kantor Bupati Bengkulu Tengah

Kedua pelaku menyerahkan diri ke Mapolres Bengkulu Selatan dan
saat ini satu pelaku sudah ditahan dan ditetapkan tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Bengkulu Selatan.

"Sabtu (17/9/2022), lalu pelaku menyerahkan diri. Sebelumnya keluarga dari pelaku memang kita hubungi untuk menyerahkan diri baik-baik," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah kepada TribunBengkulu.com, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Bandar Narkoba di Rejang Lebong Diringkus Saat Sedang Asik Memancing

Ipda Dodi mengungkapkan, dari keterangan pelaku Ak (28), pelaku memang sakit hati lantaran korban merebut wanita idamannya.

Sedangkan, pelaku Aw (16) hanya ikut memegang leher korban dan saat ini tidak ditahan dengan pertimbangan masih dibawah umur dan masih berstatus pelajar.

"Untuk pelaku Aw hanya dikenakan wajib lapor saja," ujarnya.

Untuk pelaku tersebut disangkakan pasal 170 KHUPidana dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara.

Kronologi Kejadian

Ipda Dodi menjelaskan, kronologi pertikaian tersebut bermula saat korban pulang dari tempat karaoke dan berencana menginap di salah satu kos milik temanya.

Tak lama setiba korban tiba di kot tersebut, datanglah terlapor bersama temanya.

Lalu, tidak banyak bicara terlapor langsung memukul korban menggunakan sebuah batu hingga melukai bagian pelipis dan kepala.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah menjelaskan Untuk sementara korban berserta para saksi masih diperiksa oleh penyidik.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ayah di Bengkulu Aniaya Anak Kandung Berusia 2 Tahun Hingga Bagian Vitalnya Bengkak

"Sementara belum bisa disimpulkan, motif dari penganiyaan tersebut. Soalnya korban dan saksi-saksi masih dimintai keterangan," kata Dodi kepada tribunbengkulu.com, Senin (12/9/2022).

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan awal korban dan terlapor tidak saling kenal.

Diduga kuat, korban dan terlapor ini bertikai akibat ketersinggungan saling rebut pemandu lagu.

Pasalnya, korban dan terlapor sebelumnya memang sama-sama berada di tempat karaoke, namun di ruangan yang berbeda.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved