Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Naik Rp 30, Tertinggi Rp 1.770 per Kilogram

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah hari ini, Senin (19/9/2022) mengalami peningkatan harga sebesar Rp 15-Rp 30.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Pasokan TBS sawit di PT Palma Mas Sejati mengalami peningkatan. Harga TBS sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah hari ini, Senin (19/9/2022) naik Rp 15 hingga Rp 30 tiap kg. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH -  Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah hari ini, Senin (19/9/2022) mengalami peningkatan harga sebesar Rp 15 hingga Rp 30 tiap kilogramnya.

Dengan ada kenaikan harga TBS sawit hari ini, harga beli tertinggi di pabrik Bengkulu Tengah menjadi Rp 1.770 per kilogram.

Harga tersebut masih di bawah dari harga TBS sawit yang ditetapkan pemerintah Provinsi Bengkulu yakni sebesar Rp 1.880 per kilogram.

Meskipun harga tertinggi saat ini Rp 1.770 per kilogram masih di bawah harga yang ditetapkan, namun jauh lebih baik dari harga beberapa waktu lalu yang hanya bertahan di harga Rp 1.400 per kilogram.

Denny, salah satu supplier TBS sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah menjelaskan, harga TBS sawit saat ini berkisar antara Rp 1.750 hingga Rp 1.770 perkilogram.

"Untuk di PT Palma Mas sejati, harga hari ini mengalami peningkatan harga sebesar Rp 15 dari harga Rp 1.745 menjadi Rp 1.760 perkilogram," ujar Denny kepada TribunBengkulu.com, Senin (19/9/2022).

Sedangkan untuk di PT Bio Nusantara Teknologi juga mengalami peningkatan harga Rp 30 dari harga Rp 1.700 menjadi Rp 1.730 perkilogram.

"Kalau untuk di PT Citra Sawit Lestari hari ini juga naik Rp 30 dari harga Rp 1.720 menjadi Rp 1.750 perkilogram dan untuk di PT Agra Sawitindo juga naik Rp 30 dari harga Rp 1.740 menjadi Rp 1.770 perkilogram," kata Denny.

Meski harga TBS mengalami peningkatan, namun pasokan TBS sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah justru masih rendah dan sudah terjadi dalam satu bulan terakhir.

"Hari ini pasokan TBS sawit sedikit lebih banyak dari hari biasanya, mungkin karena harga sudah lebih membaik ini," jelas Denny.

Menurunnya pasokan TBS sawit ini disebabkan musim buah yang sedang mengalami sedikit berbuah karena kurangnya perawatan dan tidak adanya pemupukan dari para petani.

"Para petani ini belum bisa beli pupuk jika harga masih di bawah Rp 2000, karena harga pupuk sekarang masih sangat tinggi," ungkap Denny.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Provinsi Bengkulu Ditetapkan Naik Rp 205 Perkilo, Kini Rp 1.880 Perkilo

Baca juga: Berapa Harga Emas di Bengkulu Hari Ini Senin 19 September 2022? Cek Daftar Harga Emas Antam dan UBS

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved