Sidang Penusukan Polisi

Ini Kronologi Penusukan Anggota Polisi di Diskotik Cassablanca Versi Korban Bripda Novri

Polisi yang menjadi korban penusukan di diskotik Cassablanca Kota Bengkulu, Bripda Novri dihadirkan langsung.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Korban penusukan di diskotik Cassablanca (baju hitam) dan 2 saksi lainnya memberikan keterangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Senin (19/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Polisi yang menjadi korban penusukan di diskotik Cassablanca Kota Bengkulu, Bripda Novri dihadirkan langsung dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu oleh JPU Kejati Bengkulu, Senin (19/9/2022).

Bripda Novri korban penusukan di diskotik Cassablanca bertugas di Polda Bengkulu, bagian Irwasda Polda Bengkulu.

Dari keterangan Bripda Novri, kejadian penusukan di diskotik Cassablanca ini berawal di hari Sabtu (4/6/2022), pukul 00.00 WIB, saat korban berangkat bersama 7 orang lainnya ke diskotik Cassablanca.

Semuanya merupakan anggota Polri, dengan 3 lainnya bertugas di Polres Bengkulu.

Sebelum berangkat ke diskotik Cassablanca, salah satu rekan korban menelepon dulu ke diskotik Cassablanca, untuk menanyakan apakah ada table tersedia.

Setelah itu, korban dan 7 lainnya berangkat dan masuk ke diskotik Cassablanca. Menunggu sebentar, korban dan 7 rekannya mendapatkan table 3 di lantai 2.

Sekitar pukul 03.30 WIB, terjadi keributan yang bermula saat seseorang pengunjung bernama Rian, ribut dengan pengunjung di table 1, karena meminta rokok. Di table 1 juga merupakan anggota Polri, yang bertugas di Polres Bengkulu. 

Rupanya, seseorang bernama Rian ini merupakan teman Tibet, rekan korban yang bersama-sama ke diskotik Cassablanca. 

Tibet berusaha melerai, namun dipukul oleh pengunjung di table 1. Melihat Tibet dipukul, korban kemudian membalas pukulan ke anggota Polres Bengkulu di table 1.

Terjadi keributan dan saling pukul. Hingga akhirnya korban dibawa keluar, dan dimasukkan ke dalam mobil.

Namun, di dalam mobil, pelaku tiba-tiba dikeroyok oleh para terdakwa, RA, EO, RD, dan tersangka lain yang masih DPO, D. Korban kemudian ditarik keluar, dan kemudian kembali dikeroyok para terdakwa.

Korban mencoba lari ke bagian rumput di depan diskotik Cassablanca, hingga tersungkur. Di situ juga korban mendapatkan tusukan, yang berakibat luka di bagian dada dan perut.

Korban kemudian ditolong rekan korban, dan kembali dibawa ke dalam mobil. Di dalam mobil, rekan korban melihat korban berdarah, dan membawa ke RS Rafflesia. Disitu korban mendapatkan perawatan hingga dioperasi.

"Namun, saya tidak tahu siapa yang menusuk, dan pakai apa," kata Bripda Novri dalam persidangan.

Akibat peristiwa ini, diskotik Cassablanca sempat ditutup selama beberapa waktu, dan di beri garis polisi.

Persidangan kasus ini akan kembali dilanjutkan pada Rabu (21/9/2022), masih dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.
 

Baca juga: Sidang Perdana Penusukan Anggota Polisi di Diskotik Cassablanca, Saksi Korban Langsung Dihadirkan

Baca juga: Ibu Muda di Lebong Tewas Tak Wajar: Polisi Cari Suami Korban, Keluarga Menolak Autopsi


 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved