Aborsi Sepasang Kekasih di Bengkulu

Pasangan Mahasiswa Aborsi di Kota Bengkulu, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menahan dua pasangan suami istri, TY (18) dan WW (18), tersangka dugaan aborsi di Kota Bengkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
HO Kejari Bengkulu
Pelimpahan pasangan pelaku aborsi di Bengkulu, TY (18) dan WW (18) ke JPU Kejari Bengkulu, Senin (19/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menahan dua pasangan suami istri, TY (18) dan WW (18), tersangka dugaan aborsi di Kota Bengkulu.

Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza mengatakan pelimpahan tahap 2 atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Satreskrim Polres Bengkulu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari telah dilakukan hari ini, Senin (19/9/2022).

Selanjutnya, JPU Kejari Bengkulu akan membuat surat dakwaan untuk tersangka.

Baca juga: Miris! Hampir 1 Bulan Warga di Bengkulu Utara Nekat Lewati Jembatan Gantung yang Terancam Putus

"Secepat mungkin akan kita limpahkan ke pengadilan," kata Riky kepada TribunBengkulu.com.

Kedua tersangka, disangkakan pasal Pasal 77A ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP atau Pasal 194 UU Nomor 36 tentang Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Kejari sendiri tetap menahan 2 tersangka ini sambil menunggu pelimpahan ke pengadilan.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Ayah Kandung di Bengkulu Aniaya Balita Perempuan Usia 2 Tahun

Sebelumnya, dua remaja di Kota Bengkulu diamankan pihak kepolisian pada Minggu (26/6/2022) usai melakukan tindakan aborsi janin berumur 7 bulan di salah satu losmen di Kota Bengkulu.

Diketahui keduanya telah melakukan percobaan aborsi sebanyak dua kali dalam beberapa waktu terakhir.

Diketahui kedua terduga pelaku yakni TY (18) yang merupakan pemuda asal Desa Muara Danau Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan dan seorang mahasiswi berinisial WW (18) asal Desa Gunung Bantan, Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved