Periksa Pelayanan Publik, Kajati Bengkulu Sidak ke Kejaksaan Negeri Bengkulu

Sidak ini dalam rangkaian proses pemantauan dari Kejati Bengkulu ke Kejari Bengkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kajati Bengkulu, Heri Jerman melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Kejari Bengkulu, Senin (19/9/2022) sore 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Heri Jerman melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Senin (19/9/2022) sore.

Sidak ini dalam rangkaian proses pemantauan dari Kejati Bengkulu ke Kejari Bengkulu.

Prosesnya dimulai dengan inpeksi umum, dan terus berlanjut hingga inpeksi kali ini.

Baca juga: Miris! Hampir 1 Bulan Warga di Bengkulu Utara Nekat Lewati Jembatan Gantung yang Terancam Putus

Dalam inpeksi ini, Heri Jerman didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Yunitha Arifin terlihat melakukan pemeriksaan ke ruang barang bukti.

Setelahnya, Heri menuju Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejari Bengkulu.

Di sini, Heri mencoba pelayanan di bagian depan, bagaimana staf dari Kejari Bengkulu melayani seseorang yang ingin mendapatkan pelayanan dari kejaksaan.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Ayah Kandung di Bengkulu Aniaya Balita Perempuan Usia 2 Tahun

Terakhir, Heri meninjau ruang tilang, dan mendapatkan penjelasan dari staf di ruang tersebut.

Heri sendiri menegaskan sebagai Kejari yang berada di ibukota provinsi, Kejari Bengkulu harus memiliki pelayanan yang berkualitas.

"Pasti kekurangan-kekurangan, itulah saya beri arahan supaya lebih baik lagi," kata Heri kepada TribunBengkulu.com.

Baca juga: Sopir Dump Truk di Bengkulu Tengah Protes Tak Bisa Isi Solar Subsidi, Pemda Belum Bisa Beri Solusi

Heri mengatakan kedatangannya ke Kejari Bengkulu hanya untuk meninjau pelayanan publik dari Kejari Bengkulu, dan bukan untuk asistensi kasus.

"Kalau untuk kasus, bisa saya panggil sendiri, seperti kasus KYG BTN itu. Kita paparan di ruangan saya, dan setuju dilanjutkan ke penyidikan. Tapi ini kunjungan biasa," ungkapnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved