Dugaan Korupsi Baznas Bengkulu Selatan

Pimpinan BTN Bengkulu Diperiksa Atas Dugaan Korupsi KYG BTN Senilai Rp 10 Miliar

Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza menjelaskan puluhan saksi yang diperiksa ini kebanyakan berasal dari BTN Cabang Bengkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza saat menerangkan perkembangan kasus dugaan korupsi pemberian Kredit Yasa Griya (KYG) oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Bengkulu kepada PT Rizki Pabitei tahun 2015-2020, pada Senin (19/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu sudah memeriksa puluhan orang saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian Kredit Yasa Griya (KYG) oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Bengkulu kepada PT Rizki Pabitei tahun 2015-2020.

Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza menjelaskan puluhan saksi yang diperiksa ini kebanyakan berasal dari BTN Cabang Bengkulu.

Beberapa pejabat penting di BTN Bengkulu ikut diperiksa, termasuk pimpinan cabang. 

Sulit Dapat BBM, Sopir Truk di Bengkulu Selatan Menginapkan Kendaraannya di SPBU

 

"Pokoknya beberapa pejabat penting BTN. Kalau pemanggilan selanjutnya akan terus kita lakukan," kata Riky kepada TribunBengkulu.com, Senin (19/9/2022).

Kasus ini sendiri bermula saat pemberian bantuan permodalan melalui KYG oleh BTN Cabang Bengkulu kepada PT Rizki Pabitei di tahun 2015-2020. 

Jumlah bantuan ini sendiri mencapai 10 miliar.

Namun, diduga ada KKN dalam pemberian bantuan permodalan ini.

Baca juga: Sopir Dump Truk di Bengkulu Tengah Protes Tak Bisa Isi Solar Subsidi, Pemda Belum Bisa Beri Solusi

Dana Rp 10 miliar tersebut kemudian digunakan PT Rizki Pabitei untuk membuat puluhan unit rumah di salah satu keluarahan di Bengkulu, dengan lahan yang luasnya diatas 5 hektar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved