Jembatan Putus di Bengkulu Utara

Update BPBD: Ternyata Ada 2 Jembatan Putus yang Akibatkan 36 KK di Bengkulu Utara Terisolir

Berdasarkan informasi terbaru yang diterima BPBD Provinsi Bengkulu, ternyata 2 jembatan yang putus di Dusun 3 Desa Gembung Raya Kecamatan Napal Putih.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Kondisi jembatan putus di Dusun 3 Desa Gembung Raya Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara. Ternyata ada 2 jembatan yang putus. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Berdasarkan informasi terbaru diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, ternyata ada 2 jembatan yang putus di Dusun 3 Desa Gembung Raya Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara.

Dua jembatan putus tersebut semuanya terletak di Dusun 3 Desa Gembung Raya. Pertama jembatan gantung yang merupakan akses utama warga Dusun 3 menuju pusat Desa Gembung Raya.

Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 21 meter dengan lebar 1,8 meter yang mampu dilewati oleh kendaraan roda 2.

Selanjutnya satu jembatan putus lagi merupakan jembatan kayu dengan panjang 4 meter dan lebar 2 meter.

Putusnya jembatan ini membuat warga yang ada di Dusun 3 Desa Gembung Raya menjadi terisolir.

"Situasi sekarang sudah diturunkan tim dari BPBD Bengkulu Utara, dan sudah memberikan bantuan berupa mie instan dan beras," ungkap Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, Senin (19/8/2022).

Baca juga: Nekat Salurkan Sembako Lewati Puing Jembatan Putus, Bantu Warga Terisolir di Bengkulu Utara

Informasi terbaru, ternyata bukan 34 KK yang terisolir akibat putusnya jembatan gantung ini, melainkan ada sebanyak 36 KK.

BPBD Provinsi Bengkulu juga membenarkan bahwa jembatan yang terputus sepanjang 21 meter tersebut memang merupakan satu-satunya akses masyarakat Dusun 3 untuk keluar.

"Informasinya seperti itu, sampai saat ini belum ada akses lain untuk menuju ke Dusun 3 tersebut," ujar Khristian.

Sampai dengan saat ini BPBD Provinsi Bengkulu masih melakukan koordinasi, dan akan terus mengupdate informasi terbaru warga yang terisolir di Bengkulu Utara ini.

Sampai hari ini pihaknya juga tetap berkoordinasi untuk melakukan assessment dan dilaporkan ke BNPB.

Sementara itu masyarakat terpaksa menyalurkan bantuan hari ini melewati reruntuhan jembatan karena tidak ada akses lain yang memungkinkan untuk menyalurkan bantuan.

"Cuman satu itu akses pintu masuk ke Dusun 3 tersebut, makanya terpaksa penyaluran bantuan melalui reruntuhan jembatan itu," kata Khristian.

Baca juga: Breaking News: 34 KK Terisolir Akibat Jembatan Putus di Desa Gembung Raya Bengkulu Utara

Baca juga: Mobil Bantuan KKP Dipakai Antar Durian ke Rumah Artis Raffi Ahmad Ditarik, Ini Respon Bupati Gusnan

 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved