Demo BBM di Bengkulu

Belum Sampai Depan DPRD Provinsi Bengkulu, Ratusan Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan BBM Dihadang Polisi

Ratusan massa yang berasal dari mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu siang ini sekitar pukul 14.00 WIB menggelar aksi demo tolak kenaikan BBM.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Ratusan massa mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu menggelar aksi demo tolak kenaikan BBM. Belum sampai di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu, massa sudah dihadang polisi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ratusan massa yang berasal dari mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu siang ini sekitar pukul 14.00 WIB menggelar aksi demo tolak kenaikan BBM di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Namun sayangnya belum sampai di depan gerbang masuk kantor DPRD Provinsi Bengkulu, ratusan mahasiswa massa demo tolak kenaikan BBM ini sudah dihentikan atau dihadang oleh pihak kepolisian.

Sehingga ratusan pendemo ini hanya melakukan aksi demo tolak kenaikan BBM di samping kantor DPRD Provinsi Bengkulu, tepatnya di depan kantor PWI Bengkulu.

Demo mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu ini masih dalam rangka penolakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan oleh pemerintah sejak 3 September 2022.

Selain itu mahasiswa juga menyuarakan terkait pengawasan dari pemerintah atas banyaknya BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.

Akibatnya antrean panjang selalu terjadi setiap hari di seluruh SPBU yang ada di Provinsi Bengkulu.

Belum lagi ditambah dengan permasalahan baru yang ditimbulkan oleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang dinilai tidak merata.

Mengingat masih ada masyarakat yang seharusnya berhak menerima BLT BBM, namun kenyataannya tidak menerima bantuan tersebut.

"Kenapa kami diberhentikan disini, kami mau urusan dengan anggota dewan kami bukan mau demo PWI," ungkap salah satu koordinator aksi, Selasa (20/9/2022).

Massa sendiri sebelumnya berkumpul terlebih dahulu di Kampus Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Selanjutnya setelah berkumpul,mereka lanjut memarkirkan kendaraan di gedung Taman Budaya Bengkulu.

Selanjutnya sekitar pukul 14.00 WIB massa berangkat secara bersama-sama menuju kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, saat ini ratusan personil kepolisian terlihat sudah bersiaga di kantor DPRD Provinsi Bengkulu untuk mengamankan aksi demonstrasi penolakan harga BBM siang ini.

Baca juga: Ini Profil 3 Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu Terpilih, Dilantik Rabu 21 September 2022

Baca juga: Kasus Korupsi Jembatan Menggiring Mukomuko Dilimpahkan ke Pengadilan, Jaksa Siapkan 3 Saksi Ahli

 
 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved